Keputihan

Terkadang seseorang bisa mengingat kita dengan julukan yang diberikan, bukan dari nama ataupun perilaku kita. Tapi julukan lebih punya nilai lebih untuk diingat, karena lucu dan juga unik. Bisa jadi julukan adalah tanda perhatian dari seorang teman, tapi bisa juga hinaan bagi beberapa orang yang merasa terhina (tentu persepsi setiap orang berbeda untuk hal ini).

Seperti saya yang bagi sebagian orang dikenal dengan nama Bazz dibanding nama saya sendiri. Atau seseorang yang dipanggil Bagong, karena tampilan fisiknya mirip seperti tokoh punakawan Bagong, atau bisa juga Bambang Rombeng, karena profesinya tukang rombeng, atau Ndoweh karena bibirnya selalu ndoweh (dalam b.Jawa artinya melongo), Mblo (ini panggilan teman kuliah saya, karena selalu saja patah hati dan tetap menjomblo sampai lulus kuliah), dll.

Dari sekian banyak julukan yang pernah saya tahu, ada satu julukan yang cukup unik dan #saru bagi beberapa orang. Kenapa saru? karena julukan ini terkait dengan nama penyakit yang erat kaitannya dengan bagian intim wanita yaitu Pektay atau keputihan.

Julukan ini diberikan teman saya kepada rekan kerjanya di suatu pabrik makanan Korea. Saya tak mengenalnya secara dekat, hanya sempat berjabat tangan dan semua temannya kala itu memanggilnya Pektay.

Kenapa bisa dipanggil Pektay? karena kulitnya memang putih, bahkan bisa dibilang pucat. Saking pucat dan putihnya, dia dipanggil Pektay yang memang dalam bahasa Indonesia dikenal juga dengan penyakit keputihan.

Terlepas dari #saru atau tidaknya kata keputihan, sebenarnya kata ini dalam B.Indonesia memang punya dua arti, yaitu:

1. keputihan: penyakit bagian kewanitaan (miss V) yang diderita wanita karena stress atau sebab lain. Detail bisa dibaca di sini, karena saya malas untuk menceritakan detailnya =)).

2. keputihan: hal yang menunjukkan sifat/berkaitan dengan warna putih. Kata keputihan ini adalah salah satu bentuk Nomina ke-an, yang mengapit kata sifat (adjective), dan mengubahnya menjadi kata benda. Kata keputihan ini tak jauh beda dengan kata kemerahan, kekuningan, kebiru-biruan, kehitaman, dll yang terkait dengan warna (kata sifat) yang difungsikan sebagai kata benda.

Contoh penggunaan dalam kalimat:
– Stres yang berkepanjangan membuat Lidya mengalami keputihan hebat dan mengharuskannya kontrol setiap 2 x seminggu ke dokter.
– Seniman itu merasa warna lukisannya keputihan, sehingga dia menambahkan efek warna biru muda agar hasilnya lebih berwarna.

Jadi, penggunaan kata keputihan tidak salah, hanya jika diberikan sebagai julukan, bagi beberapa orang terasa tak pantas, tapi bagi beberapa orang lainnya (seperti saya), julukan itu lucu dan unik :d. Dan, saya memang bukan orang yang terlalu serius dengan julukan, asal yang mendapat julukan fine-fine saja, semuanya ga ada masalah. Yup, we make it as a fun, nothing serious :d.

One thought on “Keputihan

Leave a Reply

Your email address will not be published.