Jerawat Usil

Jerawat sudah jadi bagian dari diriku, dan kalopun datang, pasti ga bakal mau repot2 ngurus sekawanan bisul kecil ini. Tapi sejak udara panas dan kering selama beberapa hari yang membuat wajahku yang memang cenderung sensitif jadi panen jerawat. Awalnya cuek dan ga mau ngurus, tapi dibiarin bakal semakin meradang. Nah, kalo jerawat meradang pasti bikin hati ikutan meradang.

Daripada kondisi wajah makin gawat dan ujung²nya jadi rusak akhirnya aku mendatangi dokter dermatologi di daerah Dieng, atas rekomondasi dari seorang teman yang mengatakan manjur dan cukup ekonomis. Saat aku datang sekitar jam 17.15, masih sepi karena klinik baru buka jam 19.00 WIB. Daripada pulang yang pastinya akan makan waktu, aku putuskan menunggu saja sambil makan sedikit bekal untuk berbuka.

Jam 18.30, klinik mulai buka. Aku yang awalnya pede bakal dapat nomor antrian awal, harus gigit jari karena ternyata ada kelanjutan pasien yang siang tadi belum sempat diperiksa. Alhasil aku dapat nomor urutan 23, dan baru dipanggil jam 8 lebih. Saat itu pasien yang datang begitu banyak, bisa dibilang kunjungan pasien terbanyak untuk seorang dokter spesialis. Beragam pasien bisa dijumpai di klinik ini, mulai dari yg berkulit sawo matang sampai yang berkulit pucat, mulai dari yang cakep sampai berwajah minimalis. Semua punya niatain satu: ingin wajah bersih dan sehat.

Dari bincang sana, bincang sini dan mendengarkan obrolan antar pasien, banyak yang mengeluh wajah jadi rusak, kusam, berjerawat, tak putih lagi, dan tak mulus lagi gara-gara salah pakai kosmetik. Ada seorang cewek yang duduk tepat dua kursi di belakangku bercerita pada temannya, dulu mukanya bersih setelah memakai tje *** (produk china.red), tapi karena harganya yang mahal dia memutuskan berhenti dan beralih ke produk kosmetik lain. Dan itu mungkin juga karena efek ketergantungan satu kosmetik yang tentu kita belum tahu pasti kandungannya sudah lulus sensor BPOM atau belum, mengingat banyak produk China yang makin ngawur aja komposisinya. Dan hasilnya, bukannya cantik, tapi jadi buruk rupa. (setelah kulirik memang benar, seluruh wajahnya penuh dengan jerawat yang meradang, dan berwarna gelap di bagian dagu).

Mungkin keluhan yang sama dialami cewek2/ibu2 lain di klinik ini. Ya semua rata2 korban malpraktek kosmetik. Semua wanita mendadak ingin menjadi putih dan cantik. Bisa jadi iklan di tv mengajarkan pada kita bahwa putih itu cantik, bukan sehat itu cantik, apalagi dengan dukungan model yang cantik dan putih2 pula, duh mendadak smua wanita merasa kurang cantik atau tidak memenuhi standar cantik, dan berlomba-lomba ingin memiliki wajah dan tubuh putih. Padahal yang berkulit gelap/coklat juga tak kalah cantik dan eksotik.

Hampir sekitar dua jam lebih mendengarkan para ibu2 dan wanita saling berkeluh kesah (mendadak aku merasa seperti menghadiri arisan ibu-ibu, benar2 khas obrolan wanita), akhirnya giliranku berkonsultasi dengan dokter tiba. Tak kurang dari 10 menit aku keluar, tak banyak yang dilakukan pak dokter, hanya bertanya serangkaian kosmetik yang kugunakan saat ini dan menyuntik 7 jerawat batu yang mulai meradang di wajahku. Setelah ‘masa kesakitan’ itu berakhir, dokter memberiku dua krim anti jerawat dan penghilang bekas jerawat, dan sebagai imbalannya, aku memberinya angpao sesuai tarif yang dipatoknya.

Malam ini begitu berkesan, karena pertama kalinya aku merasakan jarum menembus pipi (bukan di pantat) dan juga bertemu banyak orang yang bersemangat ingin menjadi cantik dan sehat, atau lebih tepatnya ingin menjadi putih dan cantik. Mendadak jadi mikir kenapa banyak yang ga bersyukur dengan dirinya, mendadak jadi mikir apakah cantik itu harus putih? Bodo ahh…pengen cepat pulang dan berbuka puasa dan berharap jerawat sial ini segera menghilang.

11 thoughts on “Jerawat Usil

  1. sik lbh parah aku…total 23 suntikan selama 4x kunjungan :))
    makane jgn ciut hati…
    lek mendadak ciut lagi, elingo daku, yg lbh parah 😀
    ok say… 😉

  2. …dulu mukanya bersih setelah memakai tje *** (produk china.red)
    dan mereka akhirnya mengumpat, “WOT TJE FUK??!!”

    …karena pertama kalinya aku merasakan jarum menembus pipi (bukan di pantat)
    lho nggak tau ya, kalo itu jarum yang biasaya buat di pan….
    *hm, kasih tau nggak ya?*

  3. duh, aku lbh parah 2 hr sekali injeksi jerawat plus foto therapy… but jerawat gak ilang2… sampe pataaaahh hatiii sampe gak brani ketemu orang… akhirnya, dpt produk dr sari pati tripang… wow baru 2 hr manjur jerawat mengering .. wajah jadi halussss…

  4. boleh tau nama obat or resepnya gak..?
    soalnya jerawat dah mulai parah nih, and ga mungkin k’dieng…saya d’bogor

  5. Iya nich blh tau ga resepnya aq jg ga mgkn ke dieng…please…aq lg sebel bgt nich ama jerawat …..

Leave a Reply

Your email address will not be published.