Ngobrol

Usianya sekitar 35thn lebih, perawakanya sedang, tidak ganteng juga tidak jelek, tapi sapanya lumayan ramah. Sebatang rokok terselip di bibirnya, menemani obrolan kami. Bukan hal serius, hanya perbincangan membuang bosan yg hampir kami lakukan stiap malam. Sampai yg kujemput tiba & meninggalkan dia tetap di tempatnya sampai pagi menjelang. Dia tetap di sana, duduk di bangku kayu panjang, setia menunggu gedung penyimpan duit di sudut lapangan dekat lampu merah.

Besok, dia akan tetap di sana, melakukan kewajibannya & duduk menemani sepiku selama bbrp menit.

*rampal – N3230/GPRS on*

8 thoughts on “Ngobrol

Leave a Reply

Your email address will not be published.