Warung Soto di Malang

Sebenarnya tak ada yang spesial dari semangkuk soto. Ibu di rumah, koki kantor, tetangga sebelah, mbok2 pembantu rumah tangga di mana pun pasti tak pernah melewatkan memasak soto dengan segala variannya.

Lalu apa yang spesial dari soto? Soto selalu identik dengan kuah berwarna kuning, bisa pekat bisa juga bening. Ada yang menggunakan campuran susu atau santan sebagai pelengkap kuah kaldunya. Rasanya gurih dengan pilihan daging ayam, sapi atau kambing. Dimakan dengan lontong, nasi, kentang atau disantap kuah saja tetap enak.

Yang spesial dari soto adalah makanan ini tak mengenal batas sosial, bisa dikonsumsi segala usia, gender, segala musim dan juga tak kenal hari. Cocok dimakan pagi saat sarapan, siang bahkan malam hari. Soto memang makanan kaya rasa dan merakyat.

Saya termasuk penggemar soto dan suka bereksperimen dengan warung soto yang dijual di Malang, dari kelas kaki lima hingga warung soto yang harganya cukup mahal untuk semangkuk soto. Saya sendiri lebih suka soto daging sapi dibanding ayam, kuah kaldunya tak se-eneg kuah soto ayam, apalagi dipadu dengan koya, potongan daging, taoge dan taburan bawang goreng. Mmm…membayangkannya saja, liur sudah menetes.

Lalu, mana soto yang paling enak? Enak tidaknya itu relatif, mengingat setiap orang punya rasa dan lidah yang berbeda. Bagi saya enak, belum tentu bagi orang lain enak juga.

Soto dhok jl.Serayu

Berikut daftar soto di Malang yang pernah saya singgahi hampir setiap minggu sejak saya hamil. Bukan ngidam sih, tapi emang doyan soto :d.

Soto Lapangan Sempu (soto ayam)
Jl. Sempu, belakang mess AL.
Note: bukanya mulai jam 5 sore sampai jauh malam. Selain nasi dan lontong, ada juga kentang rebus sebagai alternatif lain. Pelayannya super sigap, jadi meski suasana sangat ramai, bisa dipastikan tak ada pembeli yang salah pesanan. Sayang tempat duduk terbatas dan pembeli yg tak pernah sepi membuat kita ga bisa duduk ngobrol lama-lama sehabis makan.

Soto Dhok Lamongan (soto Daging)
Jl, Serayu (atau di jalan besar Tumenggung Suryo)
Note: harga saat ini Rp7000 per mangkuk. Tahun 2012 masih Rp6000/mangkuk. Kuah sotonya bening dan terasa ringan di lidah. Jadi bagi yang tak biasa dengan soto berpenyedap instan, bisa mencoba soto ini. Buka mulai sore jam 5 hingga jauh malam.

Soto dan Lontong Balap Surabaya (soto daging & ayam)
Ruko Sawojojar, dekat ATM BCA

Soto Ayam Kampung Lamongan Oro-oro Dowo
Jl. Brigjen Slamet Riadi/Oro-oro dowo 147C
Malang Kota/Klojen

Soto Rampal, Soto Daging & Masakan Jawa
Jl. Panglima Sudirman 71A Malang
Malang Kota/Klojen
No. Telepon: 369304

Soto Embong Arab
Dulu ada di Jalan Syarief Al Qodri (Embong Arab), sekarang pindah ke Piere Tendean (depan warung Madangkara)
Note: soto ini tanpa bahan pengawet dan hanya mengandalkan kemurnian rempah² asli. Penjualnya sangat luwes dan njawani. Saat masih di jalan Embong Arab, bangunannya masih kuno, sayang saat ini bangunan dirombak dan harus pindah tempat.

Soto daging Hj.Rahayu cab. Pasar besar
Ruko Swjjr, jl. Danau Maninjau Selatan

Soto Pandan Laras – Soto ayam
Jl. Danau Tigi (area SMP 21)
Note: khas soto Malang rumahan yang biasa dibuat ibu kita di rumah. Ada potongan kentang goreng tipis dan soun yang banyak. Pelayanan sangat ramah dan selalu menanyakan kekurangan dari makanan yg disajikan. Makan di sana seperti makan di rumah sendiri.

Soto kambing tunggul wulung
Di kawasan ini bisa dibilang sentranya soto kambing karena ada beberapa warung soto kambing dengan rasa dan harga variatif. Langganan saya adalah warung soto sebelum RRI yang porsinya cukup besar dengan harga sekitar rp6000/mangkok. Ada juga warung soto kambing tengah sawah yg cukup populer dibanding warung soto lainnya. Warung buka mulai siang dan biasanya jelang magrib selalu habis.

Selain warung soto di atas, saya masih terus berburu varian soto yang lain, bisa kelas kaki lima atau soto kelas ningrat yg dijual di depot2 dengan harga cukup wah. Mari berburu soto *drooling*

One thought on “Warung Soto di Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *