Tahu Lontong Blitar

Tahu lontong atau tahu telor adalah makanan rakyat lintas generasi yang tak memiliki batas strata sosial. Makanan berbahan dasar tahu ini banyak dijumpai di warung kaki lima sampai rumah makan kelas resto yang menyajikan menu khas Jawa Timur.

Selama ini saya mengira tahu lontong itu ya sama saja di berbagai daerah. Tahu diiris kotak-kotak dadu, disiram kuah kacang berbumbu dengan taburan irisan seledri, kecambah, bawang goreng dan krupuk. Tapi tak begitu halnya dengan tahu lontong Blitar.

Bumbu utamanya adalah kecap saja, sementara kacangnya dibiarkan utuh dan jadi taburan untuk melengkapi kecambah. Kecap yang jadi bumbu utamanya bukan kecap manis biasa tapi berasa rempahnya.

Tahu lontong pasar Legi - Blitar
Tahu lontong pasar Legi - Blitar
Tahu telor pasar Legi - Blitar
Tahu telor pasar Legi - Blitar
penjual tahu lontong di pasar Legi - Blitar
penjual tahu lontong di pasar Legi - Blitar

Krupuk pelengkapnya bukan krupuk kecil-kecil seperti tahu lontong Malang, tapi krupuk putih dalam kaleng yang biasanya dijual di toko-toko kecil/warung makan. Orang Blitar sih menyebut krupuk ini krupuk uyel (namanya lucu :d). Kalo soal rasa, saya sih lebih memilih tahu lontong Blitar, karena kuah kacang tumbuk dicampur petis dan kecap manis kadang terasa eneq di lidah.

Rata-rata seporsi tahu lontong atau bisa diganti dengan nasi harganya sekitar Rp4000 dan banyak dijual di kaki lima jalan-jalan utama Blitar selain warung nasi pecel. Tahu lontong paling laris ada di depan stadion Blitar dan di pasar Legi depan Klenteng, tempatnya kecil tapi pembeli pun rela ngantri demi sepiring tahu panas disiram kecap. Nikmat memang tak harus mahal.

4 thoughts on “Tahu Lontong Blitar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *