<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bazz &#187; teman</title>
	<atom:link href="http://bazzcethol.com/tag/teman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bazzcethol.com</link>
	<description>nice but not too nice, cool but not ignorance</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Sep 2010 09:32:44 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dulu..</title>
		<link>http://bazzcethol.com/2008/11/dulu/</link>
		<comments>http://bazzcethol.com/2008/11/dulu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 16:25:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bazz</dc:creator>
				<category><![CDATA[kawan]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bazzcethol.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Tadi siang dapat telp dari teman masa kecil, senang dan sekaligus aneh. 
Senang karena hampir 3 tahun kita tidak berjumpa, dan obrolan 20 menit cukup menghangatkan masa lalu kita yang suram. Ya, banyak suka dan duka kita lalui berdua, sampai pada klimaksnya aku dimarahin ayahmu gara-gara kamu jadi ibu dadakan di saat dan waktu yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tadi siang dapat telp dari teman masa kecil, senang dan sekaligus aneh. </p>
<p>Senang karena hampir 3 tahun kita tidak berjumpa, dan obrolan 20 menit cukup menghangatkan masa lalu kita yang suram. Ya, banyak suka dan duka kita lalui berdua, sampai pada klimaksnya aku dimarahin ayahmu gara-gara kamu jadi ibu dadakan di saat dan waktu yang tak terduga. </p>
<p>Aneh, karena hanya dia satu-satunya teman kecilku yang masih memanggilku &#8216;mbok&#8217; dari kata Lembok (O dibaca seperti pada kata Ocean), sementara yang lainnya tetap memanggilku Ta, dari nama Rita. Dia tetap memanggilku &#8216;mbok&#8217;, sampai detik kita ngobrol dan saling menanyakan kabar, tak ada yang berubah dengan logat dan intonasi dia mengucapkan kata &#8216;mbok&#8217;, semua tetap sama, hanya suaranya yang terdengar lebih dewasa. <span id="more-103"></span></p>
<p>Dulu, tetanggaku kerap memangilku Lembok, mungkin karena aku terlalu montok dan menggemaskan. Meski jelek banget terdengar di kuping, tapi aku menyukainya, entah kenapa. Terdengar unik, aneh, nyeleh sekaligus <em>murahan</em>, karena katanya nama itu adalah nama seorang emban di pewayangan yang badannya super gemuk (aku tak begitu yakin, karena itu hanya celutukan tetanggaku, yang bisa saja ngawur).</p>
<p>Panggilan itu juga kerap membuatku sakit, dan jangan berharap aku akan menoleh saat nama itu disematkan padaku. Konyol memang, tapi itu dulu, saat masih kanak-kanak yang kerap kali bertingkah ga masuk akal. </p>
<p>Tapi kini, saat nama itu diucapkan lagi, aku tak marah ataupun sakit hati, ada rasa bahagia dan merasa dilempar kembali ke masa kecil yang indah, yang tak akan terulang lagi. </p>
<p>Ya, mendadak aku kangen kamu pal <img src='http://bazzcethol.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . </p>
<blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bazzcethol.com/2008/11/dulu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
