Tag Archives: rumah

Membeli Rumah Second

Membeli rumah itu gampang² sulit, butuh nekat dan keyakinan untuk menentukan pilihan area, serta persiapan finansial. Bicara tentang finansial tentu saya belum sekaya itu untuk membeli rumah secara cash dan memutuskan untuk mengambil KPR. Ada beberapa step saat membeli rumah mulai pengurusan admin KPR dan akad rumah. Dan karena saya cukup bosan ditanya beberapa teman bagaimana prosedur apply KPR, akhirnya saya putuskan menulis di blog saja, mumpung lagi nganggur juga :d. Continue reading Membeli Rumah Second

Bye Room…

Hari ini saya tidur untuk terakhir kalinya di kamar yang sudah 8 tahun saya tinggali. Ada banyak kenangan, pengalaman, rasa takut, keberanian, kekonyolan, dan berbagai kegiatan privasi yang pernah terekam di kamar ini. Bagi saya, kamar ini unik, karena:

- dindingnya hanya dibangun tiga perempat dari tinggi rumah. Jadi saat hujan, rintik air tak jarang masuk dan membuat basah beberapa bagian kamar termasuk buku & barang² yang ada di lantai.
- dindingnya masih batu bata. Alhasil kadang kaki, siku, dan tangan saya lecet², gara² posisi tidur yang terlalu mepet ke dinding.
- atapnya bukan asbes, tapi triplek (plywood) yang kondisi sudah agak melembung karena tikus yang suka berlarian di atasnya. Bagian sudut triplek juga berlobang gara2 dicemili tikus dan juga soak karena rembesan air hujan. Continue reading Bye Room…

Memotong keramik

Kurang dari sebulan, renovasi rumah mulai nampak hasilnya. Dinding ruang yang nantinya jadi kamar mulai diplamir, tanah sudah mulai diratakan untuk dipasang keramik lantai, saklar mulai dipasang sebagai penerangan jika cuaca mendung. Meja dan dinding dapur sudah mulai dipasang keramik dinding warna putih polos yang diselingi inserto (keramik dekoratif yang ukurannya sama dengan keramik utama atau base tile-nya) motif kupu-kupu.

Nah, kenapa kupu-kupu? ga ada alasan sih, hanya suka saja, meski sebelumnya sempat kepincut dengan motif apel. Tapi tiga kupu-kupu di keramik ukuran 25 x 33 ini cukup simple dan manis dilihat.

Mutholib dan Keramik Kupu2
Mutholib dan Keramik Kupu2
Continue reading Memotong keramik

Bedah Kamar

Setelah menunggu hari baik untuk membangun rumah, akhirnya hari ini tembok bakal kamar saya mulai dibangun. Ruang yang nantinya akan menjadi kamar ini adalah bekas garasi mobil yang dibangun ala kadarnya, dengan pintu dari kayu papan yang sudah reot dan atap fiberglass yang sudah aus dan retak² di beberapa bagian.

Rencananya akan ada jendela menghadap barat laut tepat di depan pohon mangga, jadi tembok yang awalnya berbentuk menyudut segi empat harus dibongkar membentuk trapesium rusuk sejajar. Rencananya (lagi), di bagian dalam akan ditambahkan kursi dengan posisi sejajar dengan tepi jendela. Continue reading Bedah Kamar

Akhirnya….

……lamaran saya pada 26 Juni lalu berakhir dalam proses akad yang berlangsung tak kurang dari 2 jam. Bukan sebuah pesta perayaan cinta sepasang kekasih, tapi ikatan hati dan materi antara saya dan mimpi saya, yaitu sebuah rumah tinggal setelah sekian lama menjadi kontraktor.

Senang, lega dan bangga melebur jadi satu saat saya bisa teken akta jual beli di hadapan notaris pada Rabu (20-10-2010), sekitar jam 10:15 WIB. Bukan kesengajaan memilih tanggal cantik yang dipilih sebagian orang untuk menikah, tapi hanya sebuah kebetulan karena pemilik rumah baru bisa datang untuk menyelesaikan transaksi jual beli setelah pending selama 5 bulan lamanya dan baru bisa bertemu muka di minggu ketiga Oktober. Continue reading Akhirnya….