Tag Archives: pasar

Seberapa Lenturkah Saya?

Bagi sebagian orang pasar tradisional adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli, tempat kucing berburu sarapan, tempat petugas kebersihan menimbun sampah, tempat bertanah becek yang membuat ibu-ibu bersandal hak tinggi menggerutu hanya karena hak sandal mereka tenggelam di tanah lembek.

Pasar juga jadi forum debat pedagang tempe, tape, jamur, singkong untuk sekedar ngobrol masalah politik dan lingkup terkaitnya. Pasar pun bisa jadi tempat yang ideal bagi pegawai toko sandang dan pembantu RT, saling jatuh cinta (eh, kalau yang ini pengalaman tetangga saya). Apapun bisa terjadi di pasar, sebuah tempat yang memang menjadi ujung pangkal penawaran dan permintaan beragam aktivitas hidup kita.

Tentu saya ga akan ngobrol tentang pasar, tapi lebih tentang seorang ibu yang saya jumpai di pasar dekat rumah beberapa waktu lalu. Saya tak akan menyebut beliau kurang waras, atau gila, karena terdengar kasar bagi saya. Tapi saya lebih memilih menyebut beliau kurang tahan dengan cobaan hidup. Bisa jadi hutangnya banyak, ditinggal selingkuh suami, feeling distraught for being old, dan beragam problema lain yang ga seorang pun tahu kecuali keluarganya sendiri. Continue reading Seberapa Lenturkah Saya?