Tag Archives: odong-odong

Seberapa Besar Awanmu?

Siang cukup terik, namun dengan semangat beliau berjalan dengan langkah lebar-lebar. Kedua tangannya saling membenturkan pantat dua bak plastik ukuran sedang yang mengeluarkan bunyi bak buk bak buk yang cukup keras. Sementara kepalanya bertopi sejumlah bak plastik berbagai ukuran yang disusun dari yang terkecil sampai terbesar.

Beliau tak hanya menahan beban hidup dengan berjualan bak dari kampung ke kampung, tapi juga menahan beban berat setumpuk bak plastik di kepala. Continue reading Seberapa Besar Awanmu?

Harapan si Odong-Odong

Tawa kegirangan, teriakan bocah, musik anak-anak, terdengar hiruk pikuk di telinga dan memaksa saya melangkah ke depan rumah untuk melihat asal keramaian instan tersebut. Ternyata keponakan saya yang baru berusia 17 bulan sedang naik odong-odong yang diparkir di teras rumah.

Dengan wajah riang, senyum lebar, liur menetes, dan kadang juga ekspresi ketakutan saat kakinya lepas dari pijakan, ponakan saya tampak begitu menikmati odong-odong sementara tukang odong-odong terlihat cukup lelah sambil sesekali menyeka peluh di dahi.

Sambil melihat tingkah ponakan yang kegirangan dan berayun naik turun di salah satu mainan odong-odong berbentuk bebek, saya ngobrol-ngobrol dengan tukang odong-odong yang tengah mengayuh sambil mengipas-ngipas badan dengan topinya. Continue reading Harapan si Odong-Odong