Tag Archives: bahasa

Keputihan

Terkadang seseorang bisa mengingat kita dengan julukan yang diberikan, bukan dari nama ataupun perilaku kita. Tapi julukan lebih punya nilai lebih untuk diingat, karena lucu dan juga unik. Bisa jadi julukan adalah tanda perhatian dari seorang teman, tapi bisa juga hinaan bagi beberapa orang yang merasa terhina (tentu persepsi setiap orang berbeda untuk hal ini).

Seperti saya yang bagi sebagian orang dikenal dengan nama Bazz dibanding nama saya sendiri. Atau seseorang yang dipanggil Bagong, karena tampilan fisiknya mirip seperti tokoh punakawan Bagong, atau bisa juga Bambang Rombeng, karena profesinya tukang rombeng, atau Ndoweh karena bibirnya selalu ndoweh (dalam b.Jawa artinya melongo), Mblo (ini panggilan teman kuliah saya, karena selalu saja patah hati dan tetap menjomblo sampai lulus kuliah), dll. Continue reading Keputihan

Iseng di Saat Pilek

15 menit yang lalu, saya pergi menebus resep ke Apotek di dekat rumah saya. Pembeli yang ada saat ini lumayan banyak, jadi saya harus mengantri di urutan ke enam sebelum obat pesanan saya selesai diramu.

Bisa dimaklumi, selain karena jadi toko obat paling lengkap di Sawojajar, apotek ini juga menjual CD, baby clothes, dan persewaan alat pesta. Jadi orang datang ga hanya berburu kesembuhan tapi juga butuh hal lain.

Lumayan lama saya mengantri, akhirnya saya memilih duduk di deretan bangku berwarna merah di samping kotak amal, dan di sebelah kursi yang ada setumpuk majalah & tabloid yang ga tahu milik siapa. Continue reading Iseng di Saat Pilek

A Father’s Affair

Sudah hampir sebulan puasa belanja buku, dan minggu lalu akhirnya pergi ke Gramedia book store. Tidak ada niatan untuk membeli tapi hanya survei dan membuat list buku² apa saja yang akan kubeli jika dana mencukupi.

Seperti biasa, menuju bagian New Release, rak Diskon, sastra, baru ke rak² lainnya. Banyak buku baru dan rata² membuat bernafsu untuk membuka segelnya. Tapi ga jadi karena banyak hari itu penjagaan lebih diperketat dibanding hari biasanya, maklum weekend. Continue reading A Father’s Affair

Pi…

Baru jumpa kamu kemarin malam, menyapamu sebentar dan akhirnya kuputuskan membawamu pulang. Penuh semangat kulepas pelindungmu, kubiarkan jemariku menjelajah dirimu, lumayan berisi dan halus. Mmmm…rupanya mereka tau bagaimana menciptakan dirimu, dan aku harap ‘isi’ mu sebagus kulitmu. Sebelum jatuh tertidur aku mencoba mengenalmu sebentar, sayang belum begitu lama kita bermesraan aku dah ga kuat…zzzzzzzz….

Pi, hari ini kamu udah berhasil memberiku semangat mematikan pc dan bergegas keluar dari opis. Aku begitu ingin menyentuhmu dan menyatukan diriku dalam imajinasimu. Pi, I miss u 🙂

Fenomena klcom (kreativitas sesat)

….naek angkot dah jadi kebiasaan umum saben pulang opis, ga ada yang spesial, hanya duduk ‘mesra’ ma stranger, liat makhluk² baru plus nyium segala macem aroma yg kadang bikin perut mual.. nothing special

hanya bbrp minggu terakhir, ada satu hal yang udah jadi rutinitas utamaku saben naek angkot: “mencari deretan huruf yg mewakili status kerjaku selama ini”

“KL.COM” …yap deretan huruf2 yg dicetak rapi dlm bentuk stiker model skotlet, sayang deretan huruf tsb dah keluar dari pakem sebenarnya, entah karena kreatifitas, keusilan, seni tragis, atau sebuah parodi ‘kacangan’ yang dilempar kaum urban amigos (‘urban yg levelnya agak minggir got sedikit’ ). Namun yang jelas ‘kreativitas’ itu bikin Babe melepas plakat salah satu sumber duitnya dari libom BMW-nya, padahal dah dua tahun lebih terbaring manis di kaca bagian belakang.

Awalnya ga bgt banyak aksi jail itu, tapi seiiring rutinitasku naek angkot, kreativitas mbeling tsb makin meningkat… dulu hanya ada Narkoba, Lagi Om?; Narkoba ?…nah sekarang perbendaharaan kamusnya dah mulai nambah: Kapan Gila Om; Cow Gila; Narkoba Lagi; mapanLagi.CoK; gila om? apa om? Kapan oba om; anti om; nti Lagi om….bener² kreativitas bablas…