Soto Mbok Ireng Blitar

Jalan-jalan ke Blitar tak lengkap rasanya tanpa makan soto selain ngemil uceng dan es pleret. Pekan lalu saya kembali jalan ke Blitar dan tak lupa mampir soto favorit saya, soto Mbok Ireng yang terletak di pojokan perempatan Jalan Kelud, kota Blitar.

Soto yang ditawarkan adalah soto dalam mangkuk kecil, dengan taburan koya, daging sapi dan jerohan dengan irisan cukup gemuk, taoge, irisan daun bawang dan bawang goreng, kecap, dan sambal jika suka pedas. Ya, isinya sih seperti default soto khas Jawa pada umumnya, hanya yang membedakan adalah kuah soto yang lebih ringan dan segar (tidak seperti soto pada umumnya yang kuahnya berlemak), aroma kaldu yang gurih, jeroan dan daging yang easy to chew alias ga alot, membuat soto ini jadi favorit saya.

semangkuk soto mbok ireng
semangkuk soto mbok ireng

Soto sengaja disajikan dengan menggunakan mangkuk kecil, jadi tak heran jika banyak pengunjung habis 2-3 porsi soto. Saya pun biasanya habis 2 mangkuk soto tanpa nasi :d *lupa diet & lupa usia*. Yang membuat warung ini cukup unik adalah tempatnya yang sempit, mungkin hanya seukuran 2 x 3 meter yang di dalamnya hanya menampung satu rombong soto model tanduk sapi yang biasa digunakan para penjual soto yang manggrok (menetap) dengan si mbok penjual di antara kuali tanah liat dan dudukan tempat nasi di samping kiri, kuali tanah liat di samping kanan, dan meja berisi mangkuk, kecap, dll ada di bagian depan. Sementara di bagian belakang ada meja dan kursi panjang yang bisa diisi sekitar 4 orang berukuran sedang. Dan di sebelah kiri mepet ke tembok dan dekat dengan bakul nasi, ada bangku dan meja kecil untuk 2 orang saja.

sudut jualan soto mbok ireng
sudut jualan soto mbok ireng
4500 menempel di tembok yang kiusam
4500 menempel di tembok yang kusam

Tembok dan langit-langit ruangan sudah menghitam penuh jelaga kompor kayu yang digunakan untuk memanaskan soto, di salah satu sisi tembok memuat beberapa kalender dan harga soto (Rp4500).

soto mbok ireng - kota blitar
soto mbok ireng – kota blitar

Bisa dibayangkan bagaimana sumpeknya makan di tempat sekecil itu, plus menikmati kuah soto panas di siang hari yang panas, maklum warungnya sendiri hanya buka pagi – sore saja. Tapi jika malas berhimpit-himpitan dan makan di ruangan yang sesak bisa memilih meja-kursi di teras yang menghadap jalan raya. Ada 2 meja-kursi panjang dan satu meja-kursi kecil di depan jendela persis menghadap rombong soto.

Bagi yang malas dengan situasi sumpek dan panas, bisa memilih Soto Kanigoro yang ada di kecamatan Kanigoro, arah timur kota Blitar. Warung soto ini cukup tenar bagi orang Blitar, dan sudah membuka 3 cabang yang semuanya hanya menyediakan soto saja (lha…namanya juga warung soto :d).

soto kanigoro 2
soto kanigoro 2

Harga semangkuk kecil Rp5000 dan mangkuk besar Rp9000 dengan kuah yang lebih kental, tapi daging dan jerohannya sebanding lah dengan soto Mbok Ireng. Hanya bagi lidah saya, kuah soto Kanigoro terlalu berlemak jadi cepet terasa eneq. Tapi untuk kenyamanan lokasi apalagi buat mereka yang datang ga sekedar makan soto tapi numpang ngobrol atau pacaran, warung soto Kanigoro bisa jadi pilihan.

Doooh, nulis ini jadi membayangkan gurihnya soto mbok Ireng dan membuat liur jadi menetes. *ambil lap*

4 thoughts on “Soto Mbok Ireng Blitar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *