Self Story – A Mommy Wanna Be

Pernah membayangkan ada makhluk baru dalam tubuhmu? Bergerak-gerak saat kita lapar, saat kita dengerin musik, dan terasa kaku menusuk saat kecapekan.

Ya, saya pernah dan merasakannya sejak enam bulan ini. Bukan alien atau cacing perut di usus yang kerap menggoda saat saya lapar, tapi dia adalah janin, yang kelak akan menjadi junior di klan keluarga kecil saya.

Ini pengalaman baru saya menjadi seorang ibu. Senang, deg-degan, (kadang) merasa khawatir, meski porsi bahagianya masih jauh lebih banyak dari segala mood yang saya rasakan.

Senengnya lagi, kehamilan saya ga serewel apa yang dialami ibu hamil pada umumnya. Ada yang mual, muntah, pening, pusing, susah makan, bahkan hanya bisa bebaringan di kasur. Sementara saya baik-baik saja, hanya mudah ngantuk dan alergi bau kapur barus, sabun mandi dan parfum yang menyengat. Perut pun mendadak mual dan pengen marah :d.

Untung keajaiban alergi bau itu hanya berlangsung di tiga bulan pertama. Menginjak bulan keempat, tak ada lagi gangguan, yang ada hanya perut yang makin membesar dan badan yang makin membulat dari kepala hingga kaki.

Seperti ibu hamil yang lain, saya membaca banyak referensi di internet. Tentu memilih media yang sumbernya akurat bukan web-web yang sekedar copy paste atau nembak keyword cantik hanya demi mencari visitor.

Cermat mencari informasi cukup membantu saya memahami tumbuh kembang si kecil. Beberapa media yang saya jadikan rujukan: bidanku, infobunda dengan tabel perkembangannya, abbottmama, nutriclub, babycenter. Download aplikasi di android dengan kata kunci ‘maternity’ atau ‘baby’, juga cukup membantu kita mendapaf info kehamilan dengan cara praktis.

Lalu, app apa yang recommended? Kalau app menurut saya hanya masalah selera. Saya cenderung coba-coba donwload, jika oke ya lanjut terus, jika ga pas ya tinggal uninstal. Untuk app saya menggunakan ‘i’m expecting’ dari MedHelp. Menurut saya cukup oke. Ada chart perkembangan bayi by week, menghitung masa subur, awal mulai kehamilan, due date, gejala2 saat hamil, agenda janjian dengan dokter, pencatat berat tubuh ibu hamil, hingga forum diskusi.

Menjelang akhir tahun ini, si kecil sudah masuk minggu ke-26 dan mulai lincah bergerak, membuat perut kadang terasa kembung, kaku, dan juga geli, meski belum terlihat tonjolan di perut dari setiap aksinya. Baca-baca berbagai sumber, tonjolan baru terlihat saat janin masuk usia 7 bulan atau minggu ke-28.

Nanti saat masuk minggu ke-28, saya akan coba menghitung tendangan si kecil, siapa tahu dia mulai rajin menendang ala Bruce Lee :D. Setidaknya tendangan ini sebagai pengukur si kecil aktif dan sehat hingga saat kelahiran nanti. Cara menghitung tendangan dan chart mencatat tendangan bisa dibaca dan didownload di sini.

Sekarang saya sedang bersabar menunggu tendangan, berdoa yang terbaik buat kami berdua, dan menunggu waktu si kecil siap menyapa dunia: Hello World!

3 thoughts on “Self Story – A Mommy Wanna Be

  1. aku pake infobunda mbak aplikasi di semarpon, itu selain info perkembangan janin juga ada tanya jawab sama pilihan nama buat bayi. Trus enaknya lagi bisa diterusin ke perkembangan balita kalo bayinya udah lahir 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *