Selamat Pagi 2012

Tak seperti tahun baru sebelumnya, saya selalu menghabiskan hari di kasur setelah bedagang sampai pagi. Tapi di hari pertama tahun ini, saya hanya tidur 3 jam saja dan bangun pagi-pagi hanya untuk pergi ke pasar tradisional.

Sisa kemeriahan masih terasa pagi itu, dan terlihat jelas dari kondisi pasar yang sepi. Beberapa bedak (stan jualan) terlihat kosong ditinggalkan penjualnya yang mungkin masih terlelap. Penjual ikan segar pun bisa dihitung jari, bedak lebih banyak diisi penjual sayur dan jajanan pasar. Sementara toko-toko kelontong hanya beberapa saja yang buka.

Sayang saya tak bisa mengabadikan berbagai sudut pasar, karena sibuk membawa barang belanjaan yang cukup berat. Beberapa foto berikut saya sempatkan capture saat berhenti di sebuah bedak, dan ada waktu meletakkan kantong plastik yang ukurannya sudah mulai menggemuk.

pedagang ember di pinggir jalan masuk pasar
pedagang ember di pinggir jalan masuk pasar
Bedak-bedak kosong yang ditinggal libur pemiliknya
Bedak-bedak kosong yang ditinggal libur pemiliknya
kesibukan pedagang di awal 2012
kesibukan pedagang di awal 2012
setumpuk hasil bumi penggerak ekonomi rakyat
setumpuk hasil bumi penggerak ekonomi rakyat
sampah yang selalu mewarnai setiap sudut pasar
sampah yang selalu mewarnai setiap sudut pasar
duet maut pembersih kotoran: tong sampah & wastafel!
duet maut pembersih kotoran: tong sampah & wastafel!
si meong pun ikut berburu rezeki di pagi hari
si meong pun ikut berburu rezeki di pagi hari
menjual seni demi sesuap nasi di pinggir pasar
menjual seni demi sesuap nasi di pinggir pasar

Foto: BazzGalax – Setting: Backlight, ISO: None

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *