Pengumpul atau Pembaca Buku?

Pascabajir lokal di kamar saya pada 21 Agustus lalu, ada satu pertanyaan dari ibu yang kala itu membantu saya membersihkan kamar. Kamu ini suka baca buku atau pengumpul buku? Nah, saya langsung bilang ‘suka membaca lah’, sambil memilah-milah buku basah dan buku kering.

Setelah aktifitas mengeringkan kamar selesai, saya jadi berpikir ulang, apa benar saya suka membaca? Jika ditilik dari tumpukan buku yang saya miliki berapa banyak yang sudah saya baca? Sepertinya masih 30%nya saja dan aktifitas membaca lebih sering saya lakukan saat weekend atau setiap hari menjelang tidur sebelum akhirnya terlelap dimakan bantal.

Melihat ke belakang, tumpukan buku yang ada di lantai, terbungkus kardus di bawah ranjang, terbungkus tas plastik, tas kain, dan terpajang rapi di rak, semua saya beli karena saya suka dan kerap kali karena bursa buku murah dan mendadak jadi hilang akal saat melihat angka-angka berembel-embel persen yang digantung di rak-rak toko buku atau pameran buku.

menjemur buku
menjemur buku

Sering kali saya harus merelakan sekian persen dari uang gajian saya untuk membeli setumpuk buku yang belum tentu akan saya baca dalam waktu dekat. Pun saat jalan-jalan ke toko buku loak, saya rela bersitegang dan menawar harga termurah demi buku yang saya idamkan, meski akhirnya saya kalah dan menyerah dengan harga buku bekas yang kadang harganya tak masuk akal.

Saya sangat menyukai buku dengan kategori sesuai minat saya, dari novel fiksi ilmiah, detektif, history, nature, edukasi, serial jadul enyd blyton, komik bebek, sampai Tintin + Asterix terbitan Indira semua masuk dalam harta yang akan saya jaga dari musibah banjir, lecek bahkan bencana robek. Saya antibuku lecek apalagi meminjamkannya pada mereka yang tak menghargai buku.

Buku adalah passion saya dari sebuah mimpi kecil memiliki perpustakaan nyaman dengan lantai kayu berkarpet tebal dengan bantal-bantal besar atau hanya sekedar duduk di bangku panjang menempel jendela, membaca buku dan menikmati se-mug coklat panas. Duh, hidup begitu indah dan saya jadi lupa hutang :d.

2 thoughts on “Pengumpul atau Pembaca Buku?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *