July 14th, 2009
Pohon, jangkrik mengerik, gemericik air adalah romantika masa lalu yang luar biasa bagi saya dan keluarga. Alangkah nikmatnya bisa memiliki dua hal itu sekaligus dalam satu waktu. Bagi kami, rumah tidak sekedar tempat numpang tidur, tapi juga tempat bertemu keluarga, berbagi cerita, suka dan duka. Rumah juga satu paket dengan alam, lingkungan dan juga tetangga sekitar.
Dan kami sadar menjemput rumah impian dibutuhkan perjuangan yang cukup panjang, setidaknya untuk tinggal di rumah yang baru kita tempati dua bulan yang lalu. Tak hanya memeras keringat, tapi juga memutar otak saat harus mencari pinjaman berbungan lunak untuk DP ngutang ke bank, negosiasi dengan makelar sampai mengurus tetek bengek berlembar-lembar dokumen hitam di atas putih harus saya lakukan sendiri, tapi semua terbayarkan dengan sebuah rumah yang menjadi impian bapak sejak 20 tahun lalu.
Bukan rumah gedong berpilar tinggi, tapi hanya rumah sederhana dengan halaman cukup luas dengan keteduhan pohon rambutan di sudut kiri rumah. Pohon itu sudah ada di sana sejak kami pindah, dan pemilik rumah lama meminta kami untuk tidak menebang pohon itu, karena banyak kenangan di sana. Read the rest of this entry »
Tags: mimpi, rumah
Posted in MyDay | 14 Comments »
May 23rd, 2009
Ayahmu itu tidak waras. Dia hampir membunuhmu.
Dia ayahku.
Itu bukan salahmu.
Ternyata tidak berhasil. Adikku tidak pulang.
Tindakanmu tetap benar.
Meskipun tidak berhasil?
Sejak kapan kebenaran diputuskan dengan berhasil atau tidak?
Bill harus hidup dengan semua rasa kebencian itu hampir 30 tahun lamanya. Dan saat dia harus menemukan anak yang hilang, dia seperti terlempar kembali ke masa lalu. Masa di mana orang dewasa mengkhianati anak-anak, yang tak kuasa harus menolak bahkan mereka harus hidup dengan tumpukan kebohongan dan ambisi masa lalu.
Sedikit gambaran tentang novel misteri Winter n Night karya SJ Rozan yang diterbitkan 2006 lalu. Membaca novel yang saya beli dalam edisi hilang akal ini saya seperti melihat film Mystic River. Meski saya tidak pernah membaca novelnya, tapi benang merahnya hampir sepadan, yakni saat dosa masa lalu kembali ditarik ke masa sekarang, dan si tokoh utama harus berhadapan dengan masa lalunya yang kelam. Menyakitkan tapi harus tetap dihadapi. Read the rest of this entry »
Tags: buku, winter and night
Posted in Baca-Baca, Bazzberry | 4 Comments »
March 13th, 2009
15 menit yang lalu, saya pergi menebus resep ke Apotek di dekat rumah saya. Pembeli yang ada saat ini lumayan banyak, jadi saya harus mengantri di urutan ke enam sebelum obat pesanan saya selesai diramu.
Bisa dimaklumi, selain karena jadi toko obat paling lengkap di Sawojajar, apotek ini juga menjual CD, baby clothes, dan persewaan alat pesta. Jadi orang datang ga hanya berburu kesembuhan tapi juga butuh hal lain.
Lumayan lama saya mengantri, akhirnya saya memilih duduk di deretan bangku berwarna merah di samping kotak amal, dan di sebelah kursi yang ada setumpuk majalah & tabloid yang ga tahu milik siapa. Read the rest of this entry »
Posted in MyDay | 4 Comments »
February 25th, 2009
Akhirnya saya bisa melihat Hassan setelah hampir setahun menunggu dalam ketidakpastiaan. Thanks buat my best gal yang jauh-jauh dari Swiss terus mampir ke Kuta, Bali untuk beliin Hassan.
Meski sedikit trouble dengan dvd playerku dan terpaksa harus melihat estafet dan manual dari folder video_ts, tapi seneng juga bisa melihat Hassan secara visual. Ada beberapa yang beda dari Hassan versi buku dan layar lebar. Di buku yang saya baca, Hassan yang keturunan Hazara digambarkan sebagai bocah dengan segala keluguan, berwajah bundar, bermata sipit khas kaum Hazara (keturunan Mongoloid. red), berbibir sumbing, lusuh karena memang seorang pembantu. Read the rest of this entry »
Tags: buku, kite runner
Posted in Baca-Baca | 6 Comments »
February 4th, 2009
Lebih dari 1 bulan 15 hari saya memegang handheld bazzberry, dan dalam rentang waktu itu tidak begitu banyak yang saya pahami. Maklum selain sibuk dengan beberapa hal, kesempatan utak-atik bazzberry secara maksimal juga baru bisa dilakukan menjelang tidur dan sebelum benar-benar jatuh terlelap.
Join milis id-bb cukup memudahkan saya mengutak-atik handheld meski masih saja merasa ga bisa membuat handheld jadi maksimal. Dan, dari proses belajar dan bertanya pada para suhu di milis, saya menyimpulkan beberapa tips bagi diri saya sendiri :d:
1. PIN BlackBerry
BlackBerry memiliki nomor unik (PIN) yang ga dapat diubah. Untuk melihat PIN, bisa masuk ke Option –> Status, yang di dalamnya ada info tentang Signal, Batteray, File free, PIN, IMEI, WLAN MAC, dan IP Address. PIN cukup memudahkan untuk transfer file, bahkan lebih cepat dibanding send/receive file dari Messenger ataupun email. Tinggal sharing PIN antar blackberryan, proses pengiriman data jadi lebih cepat dibanding kirim email unduhan di handheld yang harus melewati berbagai server. Read the rest of this entry »
Tags: Bazzberry
Posted in Bazzberry | 8 Comments »
December 5th, 2008

Dulu kita sering jalan bareng
Sekarang aku di sini, kau di sana
dan kita sama-sama sibuk dengan cerita kita
Dulu kita sering beli sepatu bareng
Ukuran, merk dan warna pun sama
Tapi hanya sepatu,
karena ukuran baju kita memang jauh berbeda
Dulu kita sering nyalon bareng
Sama-sama pengen cantik, tapi malah ancur
Dulu kita juga kerja bareng,
Cari ide bareng, koreksi bareng dan saling mencaci
Itu semua dulu…dulu…dan dulu
kau coba menyimpan semua ceritamu, mengingat semua detailnya dan akan membaginya untukku
tapi kau bilang terlalu banyak kisah dan ingatanmu tak sebagus dulu
kita memang mulai menua
kau juga terlalu banyak menghirup uap mesin pencuci piring
atau membeku di dinginnya Bern
dan tak ada waktu untuk mendongeng seperti dulu lagi
Dan aku…
aku jadi menua dan pelupa karena papan kibot
atau terlalu asyik dengan kerumitan hidupku
Kita emang sudah tua
mulai bisa membedakan mana yang omong kosong
dan mana yang patut diobrolin
hanya kau dan aku yang tahu….
dan kita tak perlu lagi bicara seperti dulu…
…dua baris kata di email atau di messenger cukup menguatkan ingatan kita.
aku masih ingat kamu teman
Tags: kawan
Posted in kawan | 4 Comments »
November 18th, 2008
Minggu lalu jadi pengalaman seru bagiku. Pertama kalinya ikut funbike dan pertama kalinya membuat orang nyungsep ke parit. Funbike yang digelar dalam rangka memperingati HUT TNI dan KOREM 083 Baladika Jaya tahun 2008 ini dilaksanakan di lapangan Rampal, Malang pukul 06.00 sampai selesai.
Dengan rute Rampal – Perum Sawojajar – Gribig – Wonokoyo – Puncak Buring – Sawojajar – Rampal, funbike ini benar-benar melelahkan karena jalannya menanjak dan membuat banyak peserta termasuk aku lebih banyak jalan kaki daripada mengayuh saat di tanjakan.
Funbike diikuti peserta dari berbagai kota, segala usia, pria-wanita, dan segala jenis sepeda mulai onthel sampai sepeda karbon yang harganya sekelas tiger :d. Pokoknya, semua pengendara dari yang rookie seperti saya sampai yang profesional berkumpul dan berbagai pengalaman sehatnya bersepeda di acara yang mematok harga tiket sebesar Rp30 ribu ini. Read the rest of this entry »
Posted in Keringetan | 3 Comments »
November 12th, 2008
Menunggu adalah hal yang membosankan, tapi kadang juga menyenangkan karena ada harapan dan tujuan di sana. Celutukan iseng seorang teman di meja makan beberapa waktu yang lalu memang ada benarnya.
“Waktu kalau ditunggu selalu lama, tapi jika dijalani ga akan ada rasanya”…ya, memang ada benarnya. Terasa banget saat bangun tidur, mandi, bersepeda (jika sempat), ngantor, pulang, tidur…rutinitas yang setiap hari dilakoni, tapi ya itu tadi jadi terasa sangat cepat dan tahu-tahu sudah berganti hari, bulan dan tahun.
Tapi dengan berharap akan suatu penantian, waktu jadi terasa lama. Terlebih penantianku memang cukup lama, 15 Desember 2009. Masih 13 bulan lagi, jadi waktu yang kupunya terasa semakin lamban.
*mencoret-coret kalender*
Posted in MyDay | 3 Comments »
November 11th, 2008
Tadi siang dapat telp dari teman masa kecil, senang dan sekaligus aneh.
Senang karena hampir 3 tahun kita tidak berjumpa, dan obrolan 20 menit cukup menghangatkan masa lalu kita yang suram. Ya, banyak suka dan duka kita lalui berdua, sampai pada klimaksnya aku dimarahin ayahmu gara-gara kamu jadi ibu dadakan di saat dan waktu yang tak terduga.
Aneh, karena hanya dia satu-satunya teman kecilku yang masih memanggilku ‘mbok’ dari kata Lembok (O dibaca seperti pada kata Ocean), sementara yang lainnya tetap memanggilku Ta, dari nama Rita. Dia tetap memanggilku ‘mbok’, sampai detik kita ngobrol dan saling menanyakan kabar, tak ada yang berubah dengan logat dan intonasi dia mengucapkan kata ‘mbok’, semua tetap sama, hanya suaranya yang terdengar lebih dewasa. Read the rest of this entry »
Tags: teman
Posted in kawan | 1 Comment »
July 27th, 2008
Kurang 12 hari lagi, genap satu tahun bapak menderita stroke. Penyakit yg benar-benar menguji kesabaran pasien dan orang² di sekitarnya. Tidak sedikit pengobatan yg sudah dicoba mulai yg rasional sampai yang ‘ajaib’, semuanya mengalir tanpa hasil maksimal.
Terakhir kali, pengobatan nyeleneh yang didapat bapak dari rujukan salah seorang pasien di sebuah pijat alternatif di dekat rumahku, sebuah pengobatan alternatif dalam bentuk pijat syaraf kaki yang dijalani bapak sekitar 1 bulan ini. Dari info pasien tersebut, bapak dianjurkan merendam kaki/tangannya dalam baskom berisi es batu seberat 1 kg, 2 sendok makan merica bubuk, 1 liter minyak tanah, dan 2 butir air perasan jeruk nipis dicampur jadi satu. Ritual merendam ramuan aneh ini dilakukan 2 x sehari. Read the rest of this entry »
Tags: bapak, stroke
Posted in MyDay | 5 Comments »