Tips Blackberry Ala Bazzberry

February 4th, 2009

Lebih dari 1 bulan 15 hari saya memegang handheld bazzberry, dan dalam rentang waktu itu tidak begitu banyak yang saya pahami. Maklum selain sibuk dengan beberapa hal, kesempatan utak-atik bazzberry secara maksimal juga baru bisa dilakukan menjelang tidur dan sebelum benar-benar jatuh terlelap.

Join milis id-bb cukup memudahkan saya mengutak-atik handheld meski masih saja merasa ga bisa membuat handheld jadi maksimal. Dan, dari proses belajar dan bertanya pada para suhu di milis, saya menyimpulkan beberapa tips bagi diri saya sendiri :d:

1. PIN BlackBerry
BlackBerry memiliki nomor unik (PIN) yang ga dapat diubah. Untuk melihat PIN, bisa masuk ke Option –> Status, yang di dalamnya ada info tentang Signal, Batteray, File free, PIN, IMEI, WLAN MAC, dan IP Address. PIN cukup memudahkan untuk transfer file, bahkan lebih cepat dibanding send/receive file dari Messenger ataupun email. Tinggal sharing PIN antar blackberryan, proses pengiriman data jadi lebih cepat dibanding kirim email unduhan di handheld yang harus melewati berbagai server. Read the rest of this entry »

Omong Kosong

December 5th, 2008

Dulu kita sering jalan bareng
Sekarang aku di sini, kau di sana
dan kita sama-sama sibuk dengan cerita kita

Dulu kita sering beli sepatu bareng
Ukuran, merk dan warna pun sama
Tapi hanya sepatu,
karena ukuran baju kita memang jauh berbeda

Dulu kita sering nyalon bareng
Sama-sama pengen cantik, tapi malah ancur

Dulu kita juga kerja bareng,
Cari ide bareng, koreksi bareng dan saling mencaci

Itu semua dulu…dulu…dan dulu
kau coba menyimpan semua ceritamu, mengingat semua detailnya dan akan membaginya untukku
tapi kau bilang terlalu banyak kisah dan ingatanmu tak sebagus dulu

kita memang mulai menua
kau juga terlalu banyak menghirup uap mesin pencuci piring
atau membeku di dinginnya Bern
dan tak ada waktu untuk mendongeng seperti dulu lagi

Dan aku…
aku jadi menua dan pelupa karena papan kibot
atau terlalu asyik dengan kerumitan hidupku

Kita emang sudah tua
mulai bisa membedakan mana yang omong kosong
dan mana yang patut diobrolin
hanya kau dan aku yang tahu….
dan kita tak perlu lagi bicara seperti dulu…
…dua baris kata di email atau di messenger cukup menguatkan ingatan kita.

aku masih ingat kamu teman :)

Funbike Nyungsep 2008

November 18th, 2008

Minggu lalu jadi pengalaman seru bagiku. Pertama kalinya ikut funbike dan pertama kalinya membuat orang nyungsep ke parit. Funbike yang digelar dalam rangka memperingati HUT TNI dan KOREM 083 Baladika Jaya tahun 2008 ini dilaksanakan di lapangan Rampal, Malang pukul 06.00 sampai selesai.

Dengan rute Rampal – Perum Sawojajar – Gribig – Wonokoyo – Puncak Buring – Sawojajar – Rampal, funbike ini benar-benar melelahkan karena jalannya menanjak dan membuat banyak peserta termasuk aku lebih banyak jalan kaki daripada mengayuh saat di tanjakan.

Funbike diikuti peserta dari berbagai kota, segala usia, pria-wanita, dan segala jenis sepeda mulai onthel sampai sepeda karbon yang harganya sekelas tiger :d. Pokoknya, semua pengendara dari yang rookie seperti saya sampai yang profesional berkumpul dan berbagai pengalaman sehatnya bersepeda di acara yang mematok harga tiket sebesar Rp30 ribu ini. Read the rest of this entry »

13 Bulan Lagi

November 12th, 2008

Menunggu adalah hal yang membosankan, tapi kadang juga menyenangkan karena ada harapan dan tujuan di sana. Celutukan iseng seorang teman di meja makan beberapa waktu yang lalu memang ada benarnya.

“Waktu kalau ditunggu selalu lama, tapi jika dijalani ga akan ada rasanya”…ya, memang ada benarnya. Terasa banget saat bangun tidur, mandi, bersepeda (jika sempat), ngantor, pulang, tidur…rutinitas yang setiap hari dilakoni, tapi ya itu tadi jadi terasa sangat cepat dan tahu-tahu sudah berganti hari, bulan dan tahun.

Tapi dengan berharap akan suatu penantian, waktu jadi terasa lama. Terlebih penantianku memang cukup lama, 15 Desember 2009. Masih 13 bulan lagi, jadi waktu yang kupunya terasa semakin lamban.

*mencoret-coret kalender*

Dulu..

November 11th, 2008

Tadi siang dapat telp dari teman masa kecil, senang dan sekaligus aneh.

Senang karena hampir 3 tahun kita tidak berjumpa, dan obrolan 20 menit cukup menghangatkan masa lalu kita yang suram. Ya, banyak suka dan duka kita lalui berdua, sampai pada klimaksnya aku dimarahin ayahmu gara-gara kamu jadi ibu dadakan di saat dan waktu yang tak terduga.

Aneh, karena hanya dia satu-satunya teman kecilku yang masih memanggilku ‘mbok’ dari kata Lembok (O dibaca seperti pada kata Ocean), sementara yang lainnya tetap memanggilku Ta, dari nama Rita. Dia tetap memanggilku ‘mbok’, sampai detik kita ngobrol dan saling menanyakan kabar, tak ada yang berubah dengan logat dan intonasi dia mengucapkan kata ‘mbok’, semua tetap sama, hanya suaranya yang terdengar lebih dewasa. Read the rest of this entry »

Hampir setahun

July 27th, 2008

Kurang 12 hari lagi, genap satu tahun bapak menderita stroke. Penyakit yg benar-benar menguji kesabaran pasien dan orang² di sekitarnya. Tidak sedikit pengobatan yg sudah dicoba mulai yg rasional sampai yang ‘ajaib’, semuanya mengalir tanpa hasil maksimal.

Terakhir kali, pengobatan nyeleneh yang didapat bapak dari rujukan salah seorang pasien di sebuah pijat alternatif di dekat rumahku, sebuah pengobatan alternatif dalam bentuk pijat syaraf kaki yang dijalani bapak sekitar 1 bulan ini. Dari info pasien tersebut, bapak dianjurkan merendam kaki/tangannya dalam baskom berisi es batu seberat 1 kg, 2 sendok makan merica bubuk, 1 liter minyak tanah, dan 2 butir air perasan jeruk nipis dicampur jadi satu. Ritual merendam ramuan aneh ini dilakukan 2 x sehari. Read the rest of this entry »

Ngobrol

May 30th, 2008

Usianya sekitar 35thn lebih, perawakanya sedang, tidak ganteng juga tidak jelek, tapi sapanya lumayan ramah. Sebatang rokok terselip di bibirnya, menemani obrolan kami. Bukan hal serius, hanya perbincangan membuang bosan yg hampir kami lakukan stiap malam. Sampai yg kujemput tiba & meninggalkan dia tetap di tempatnya sampai pagi menjelang. Dia tetap di sana, duduk di bangku kayu panjang, setia menunggu gedung penyimpan duit di sudut lapangan dekat lampu merah.

Besok, dia akan tetap di sana, melakukan kewajibannya & duduk menemani sepiku selama bbrp menit.

*rampal – N3230/GPRS on*

My Trip to Bromo

January 3rd, 2008

Pergantian tahun 2008 ini aku lewati bersama Manus dan klub motor Kawasaki (BKRC) Malang. Meski awalnya hampir mengecewakan, tapi akhirnya everthing goes well dan happy ending. Ya, paling tidak, aku bisa sambang gunung Bromo lagi setelah turing terakhir bersama my best gal.

Planning awal berangkat pukul 3 sore, tapi karena beberapa kendala dan hujan yang terus mengguyur akhirnya kita berangkat hampir pukul 2 dini hari setelah sebelumnya melepas lelah di rumah p.Bambang, salah satu tetua Kawasaki, di daerah Pakis. (wuihh….penantian terpanjang yg pernah aku jalani, hampir 11 jam di jalanan). Read the rest of this entry »

no more cajuput oil

November 14th, 2007

Imbas ‘kekhawatiran bom cair’ di dunia penerbangan akhirnya nyangkut juga ke aku dan sobat jauhku. Sekitar bulan awal Juli lalu, kita ribet mengatur beberapa stuff untuk dikirim ke Swiss. Sebenarnya bukan barang berharga, hanya dua potong kebaya, masker tradisional, bawang goreng, minyak kayu putih yang worth enough buat menghangatkan perut di dinginnya udara Swiss. Read the rest of this entry »

Ngadem ke Panderman

November 9th, 2007

Sabtu lalu bersama beberapa teman, aku ngadem ke Panderman. Entah kenapa kali ini bapak mengijinkanku hiking ke gunung walaupun lagi musim hujan, entah karena aku yang ahli merayu dan membuat hati bapak luluh, atau karena beliau kasihan dengan diriku. I dunno, yang pasti aku lega dapat restu camping di musim hujan.

Aku, Manus, Aryo, Alex, Ryan, dan Pithes mengawali perjalanan tepat tengah malam buta, padahal rencana awal kita berangkat jam 10-11an, tapi karena kesibukan masing-masing personil akhirnya kita berangkat lewat jam 12 malam.

Kondisi jalan yang becek setelah turun hujan membuat jalanan makin licin, terlebih susana gelap gulita menambah seru perjalanan kami. Dan sangking semangatnya mendaki, Aryo sempat jet lag dan meninggalkan ‘bekas lalapan’ di awal jalan menuju ke lokasi tujuan. Read the rest of this entry »