Iklan Modal Pede dan Yakin

Biasanya iklan operator dan ponsel baik di media cetak, tv atau online, selalu memasang wajah selebritis yang cakep, tenar, atau bisa jadi ga cakep tapi mukanya bawa hoki (semacam Sule). Tapi beda lagi dengan iklan ponsel yang beberapa bulan terakhir sering jual diri di Kompas halaman 24 kolom Nama & Peristiwa dan membuat saya penasaran, siapa sih model iklannya nih. Bapak-bapaknya narsis banget.

Jualan iklan ini adalah handphone merk ti-phone dengan tagline time to connect. Bagi saya sih, penawaran barangnya biasa saja, tapi yang unik dari iklan ini adalah selalu saja ada foto bintang iklannya yang beda dari yang biasanya.

Yah, bintang iklannya adalah pria Tionghoa yang usianya mungkin di kisaran 40 tahunan, dengan senyum ramah membawa HP yang selalu dipegangnya di antara jari telunjuk dan ibu jari tangan kanan. Baju yang dikenakannya selalu sopan, jauh jika dibandingkan dengan iklan ponsel lain yang mayoritas cewek berbaju minimalis atau pria dengan wajah ganteng dengan dandanan keren dan gaul. Meski ada juga iklan ponsel di bawah 1 jutaan yang bintang iklannya orang biasa saja, tapi terasa beda dengan iklan dengan bapak berkumis ini, jadi ingat iklan kampanye pilkada di jalan-jalan, yang selalu tampil pede dengan senyum kharismatiknya :d.

IMG00018-20110808-2209-1

Bapak ini selalu tersenyum memperlihatkan sederet giginya yang rapi, seolah berkata belilah handpone ini, meski saya sendiri bingung dengan apa yang diharapkan pemasang iklan dengan memasang bapak berkumis dengan senyum penuh makna ini.

Setelah browsing sana sini (*doh niat banget* :d), ternyata bapak-bapak di iklan ini adalah Hengky Setiawan, Presiden Komisaris di TiPhone. Alasannya membintangi iklan produk sendiri sih karena ingin menunjukkan keyakinan dan kepercayaan diri, karena pada prinsipnya semua berawal dari keyakinan. Selain itu, menyewa model iklan juga mahal, lebih baik saya alokasikan untuk publikasi di media. Banyak orang mengirimkan pesan kepadanya dan banyak yang mengatakan ‘berani mati nih Orang’, dan itu membuatnya makin berani tampil. Detail baca di sini.

Jika banyak presdir berpikir seperti beliau, bisa jadi banyak model/seleb kehilangan job, budget promo bisa diminimalkan, karena ga perlu bayar model. Selain irit, siapa tahu wajah si Presdir memang membawa hoki ;)).

Iklan dengan tampang pemilik produk ini seingat saya juga dilakukan pengobatan alternatif khusus alat vital pria alias Mak Erot. Almarhum Mak Erot dulu juga nampang di berbagai koran lokal. Bisa jadi memasang foto Mak Erot lebih ampuh dibanding memasang gambar alat vital pria yang jelas-jelas saru dan tak manusiawi untuk dilihat :)).

Tapi pastinya, saya salut dengan iklan yang memasang orang-orang sendiri, selain buat menaikkan pede, pemilik produk juga lebih dekat dengan pembelinya. Yah, resikonya bisa mendadak jadi selebritis, meski skalanya bintang iklan produk pribadi :d.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *