’MyDay’ category

Filosofi Kaki

November 21st, 2009
171. 

Ada yang salah dengan kaki saya? Kenapa dengan kaki? Sebuah pertanyaan balik yang kerap saya lontarkan pada teman-teman saya yang sering kali bertanya tentang image kaki yang saya pasang di berbagai avatar messenger, email, maupun jejaring sosial.

Ya, dibanding potret diri, saya lebih suka memotret kaki terbungkus sepatu dan kaos kaki. Tidak ada yang aneh bagi saya, hanya terasa unik dan senang melihat kaki yang telah menemani langkah saya selama hampir 30 tahun lebih. Saat bepergian saya tak pernah melewatkan memotret kaki saya, setidaknya sebuah penghargaan bagi dua anggota badan paling bawah ini setelah lelah menopang berat tubuh saya yang memang tidak proporsional.

Bagi saya, kaki adalah sahabat setia yang telah membantu saya beraktivitas mulai dari membuka mata sampai menutup mata. Kaki juga menjadi bagian penting dari secuil kisah hidup saya, yang membawa saya belajar merangkak sampai belajar menendang orang.

Tags: ,
Noted down in MyDay    |    Permanent link

Tukang Parkir

October 19th, 2009
161. 

Tidak pernah terpikirkan sebelumnya dalam benak saya untuk menitipkan sepeda pada orang yang tidak saya kenal, tapi hampir setiap hari saya melakukan hal itu. Ya, kasarannya saya parkir sepeda. Tidak gratisan sih, tapi harus membayar sekitar 500 – 1000 rupiah untuk sekali titip sepeda atau bisa jadi 2000 jika saya juga nitip helm.

Tapi tidak masalah jika saat saya mengambil sepeda, si tukang parkir membantu menarik sepeda saya yang kadang posisinya terhimpit dengan sepeda² di sebelahnya dan cukup menyulitkan saya. Sayangnya tidak semua tukang parkir memiliki kepedulian kepada pelangganya. Ada kalanya mereka justru duduk ngobrol dengan teman mereka dan membiarkan pelanggan susah payah mengeluarkan sepeda miliknya.

Tags: ,
Noted down in MyDay    |    Permanent link

Aku dan Mimpi Sederhanaku

July 14th, 2009
149. 

Pohon, jangkrik mengerik, gemericik air adalah romantika masa lalu yang luar biasa bagi saya dan keluarga. Alangkah nikmatnya bisa memiliki dua hal itu sekaligus dalam satu waktu. Bagi kami, rumah tidak sekedar tempat numpang tidur, tapi juga tempat bertemu keluarga, berbagi cerita, suka dan duka. Rumah juga satu paket dengan alam, lingkungan dan juga tetangga sekitar.

Dan kami sadar menjemput rumah impian dibutuhkan perjuangan yang cukup panjang, setidaknya untuk tinggal di rumah yang baru kita tempati dua bulan yang lalu. Tak hanya memeras keringat, tapi juga memutar otak saat harus mencari pinjaman berbungan lunak untuk DP ngutang ke bank, negosiasi dengan makelar sampai mengurus tetek bengek berlembar-lembar dokumen hitam di atas putih harus saya lakukan sendiri, tapi semua terbayarkan dengan sebuah rumah yang menjadi impian bapak sejak 20 tahun lalu.

Bukan rumah gedong berpilar tinggi, tapi hanya rumah sederhana dengan halaman cukup luas dengan keteduhan pohon rambutan di sudut kiri rumah. Pohon itu sudah ada di sana sejak kami pindah, dan pemilik rumah lama meminta kami untuk tidak menebang pohon itu, karena banyak kenangan di sana.

Tags: ,
Noted down in MyDay    |    Permanent link

Iseng di Saat Pilek

March 13th, 2009
141. 

15 menit yang lalu, saya pergi menebus resep ke Apotek di dekat rumah saya. Pembeli yang ada saat ini lumayan banyak, jadi saya harus mengantri di urutan ke enam sebelum obat pesanan saya selesai diramu.

Bisa dimaklumi, selain karena jadi toko obat paling lengkap di Sawojajar, apotek ini juga menjual CD, baby clothes, dan persewaan alat pesta. Jadi orang datang ga hanya berburu kesembuhan tapi juga butuh hal lain.

Lumayan lama saya mengantri, akhirnya saya memilih duduk di deretan bangku berwarna merah di samping kotak amal, dan di sebelah kursi yang ada setumpuk majalah & tabloid yang ga tahu milik siapa.

Tags: , ,
Noted down in MyDay    |    Permanent link

13 Bulan Lagi

November 12th, 2008
110. 

Menunggu adalah hal yang membosankan, tapi kadang juga menyenangkan karena ada harapan dan tujuan di sana. Celutukan iseng seorang teman di meja makan beberapa waktu yang lalu memang ada benarnya.

“Waktu kalau ditunggu selalu lama, tapi jika dijalani ga akan ada rasanya”…ya, memang ada benarnya. Terasa banget saat bangun tidur, mandi, bersepeda (jika sempat), ngantor, pulang, tidur…rutinitas yang setiap hari dilakoni, tapi ya itu tadi jadi terasa sangat cepat dan tahu-tahu sudah berganti hari, bulan dan tahun.

Tapi dengan berharap akan suatu penantian, waktu jadi terasa lama. Terlebih penantianku memang cukup lama, 15 Desember 2009. Masih 13 bulan lagi, jadi waktu yang kupunya terasa semakin lamban.

*mencoret-coret kalender*

Noted down in MyDay    |    Permanent link

Hampir setahun

July 27th, 2008
99. 

Kurang 12 hari lagi, genap satu tahun bapak menderita stroke. Penyakit yg benar-benar menguji kesabaran pasien dan orang² di sekitarnya. Tidak sedikit pengobatan yg sudah dicoba mulai yg rasional sampai yang ‘ajaib’, semuanya mengalir tanpa hasil maksimal.

Terakhir kali, pengobatan nyeleneh yang didapat bapak dari rujukan salah seorang pasien di sebuah pijat alternatif di dekat rumahku, sebuah pengobatan alternatif dalam bentuk pijat syaraf kaki yang dijalani bapak sekitar 1 bulan ini. Dari info pasien tersebut, bapak dianjurkan merendam kaki/tangannya dalam baskom berisi es batu seberat 1 kg, 2 sendok makan merica bubuk, 1 liter minyak tanah, dan 2 butir air perasan jeruk nipis dicampur jadi satu. Ritual merendam ramuan aneh ini dilakukan 2 x sehari.

Tags: ,
Noted down in MyDay    |    Permanent link

Ngobrol

May 30th, 2008
97. 

Usianya sekitar 35thn lebih, perawakanya sedang, tidak ganteng juga tidak jelek, tapi sapanya lumayan ramah. Sebatang rokok terselip di bibirnya, menemani obrolan kami. Bukan hal serius, hanya perbincangan membuang bosan yg hampir kami lakukan stiap malam. Sampai yg kujemput tiba & meninggalkan dia tetap di tempatnya sampai pagi menjelang. Dia tetap di sana, duduk di bangku kayu panjang, setia menunggu gedung penyimpan duit di sudut lapangan dekat lampu merah.

Besok, dia akan tetap di sana, melakukan kewajibannya & duduk menemani sepiku selama bbrp menit.

*rampal – N3230/GPRS on*

Noted down in MyDay    |    Permanent link

no more cajuput oil

November 14th, 2007
95. 

Imbas ‘kekhawatiran bom cair’ di dunia penerbangan akhirnya nyangkut juga ke aku dan sobat jauhku. Sekitar bulan awal Juli lalu, kita ribet mengatur beberapa stuff untuk dikirim ke Swiss. Sebenarnya bukan barang berharga, hanya dua potong kebaya, masker tradisional, bawang goreng, minyak kayu putih yang worth enough buat menghangatkan perut di dinginnya udara Swiss.

Noted down in MyDay    |    Permanent link

Di Rumah Saja

October 30th, 2007
93. 

Tak terasa sudah tiga bulan saya jadi orang rumahan. Dulu sebelum bapak sakit, biasanya saya suka jalan², entah hanya ke toko buku, supermarket, wiken ke luar kota, ke rumah teman, dan melakukan aktivitas lain di luar rumah. Tapi kini aktivitas itu harus berkurang, karena sisa waktu saya habis di rumah, selain melewatkan waktu di kantor.

Meski kangen jalan², tapi ga mungkin bisa dilakukan, karena seperti saran dokter selama enam bulan ini status kesehatan bapak masih ‘waspada’, jadi harus ekstra perhatian dan hati². Waktu luang untuk ngobrol bareng bapak juga makin banyak, meski harus nahan diri biar ga emosi dan harus sabar dengan sikap keras kepala bapak. Dan menghabiskan waktu di depan TV selain baca koran dan buku basi.

Entah sampai kapan jadi orang rumahan, hanya mendadak kangen saja bisa off selama dua sampai tiga hari, menikmati dan memanjakan diri sendiri.

Noted down in MyDay    |    Permanent link

Konstipasi

October 23rd, 2007
91. 

Pernah merasakan sakit perut bagian bawah disertai rasa tak nyaman dan kaku pada pantat paling ujung? Bukan mengajak berpikiran kotor, hanya ingin berbagi rasa sakit saat mengalami konstipasi. Konstipasi atau lebih familiar dengan sebutan sembelit adalah gangguan pembuangan yang bisa berupa sulit atau jarang buang air besar selama tiga hari berturut-turut. Dan hal ini sudah umum dialami mereka yang kurang cairan atau memang tengah bermasalah dengan pencernaan.

Noted down in MyDay    |    Permanent link