Archive for the ‘MyDay’ Category

Ngobrol

Friday, May 30th, 2008

Usianya sekitar 35thn lebih, perawakanya sedang, tidak ganteng juga tidak jelek, tapi sapanya lumayan ramah. Sebatang rokok terselip di bibirnya, menemani obrolan kami. Bukan hal serius, hanya perbincangan membuang bosan yg hampir kami lakukan stiap malam. Sampai yg kujemput tiba & meninggalkan dia tetap di tempatnya sampai pagi menjelang. Dia tetap di sana, duduk di bangku kayu panjang, setia menunggu gedung penyimpan duit di sudut lapangan dekat lampu merah.

Besok, dia akan tetap di sana, melakukan kewajibannya & duduk menemani sepiku selama bbrp menit.

*rampal – N3230/GPRS on*

no more cajuput oil

Wednesday, November 14th, 2007

Imbas ‘kekhawatiran bom cair’ di dunia penerbangan akhirnya nyangkut juga ke aku dan sobat jauhku. Sekitar bulan awal Juli lalu, kita ribet mengatur beberapa stuff untuk dikirim ke Swiss. Sebenarnya bukan barang berharga, hanya dua potong kebaya, masker tradisional, bawang goreng, minyak kayu putih yang worth enough buat menghangatkan perut di dinginnya udara Swiss. (more…)

Di Rumah Saja

Tuesday, October 30th, 2007

Tak terasa sudah tiga bulan saya jadi orang rumahan. Dulu sebelum bapak sakit, biasanya saya suka jalan², entah hanya ke toko buku, supermarket, wiken ke luar kota, ke rumah teman, dan melakukan aktivitas lain di luar rumah. Tapi kini aktivitas itu harus berkurang, karena sisa waktu saya habis di rumah, selain melewatkan waktu di kantor.

Meski kangen jalan², tapi ga mungkin bisa dilakukan, karena seperti saran dokter selama enam bulan ini status kesehatan bapak masih ‘waspada’, jadi harus ekstra perhatian dan hati². Waktu luang untuk ngobrol bareng bapak juga makin banyak, meski harus nahan diri biar ga emosi dan harus sabar dengan sikap keras kepala bapak. Dan menghabiskan waktu di depan TV selain baca koran dan buku basi.

Entah sampai kapan jadi orang rumahan, hanya mendadak kangen saja bisa off selama dua sampai tiga hari, menikmati dan memanjakan diri sendiri.

Konstipasi

Tuesday, October 23rd, 2007

Pernah merasakan sakit perut bagian bawah disertai rasa tak nyaman dan kaku pada pantat paling ujung? Bukan mengajak berpikiran kotor, hanya ingin berbagi rasa sakit saat mengalami konstipasi. Konstipasi atau lebih familiar dengan sebutan sembelit adalah gangguan pembuangan yang bisa berupa sulit atau jarang buang air besar selama tiga hari berturut-turut. Dan hal ini sudah umum dialami mereka yang kurang cairan atau memang tengah bermasalah dengan pencernaan. (more…)

Kodok Apes

Wednesday, October 10th, 2007

Rutinitas menjemput kakakku setiap pukul 10-11 malam menjadi tugasku setiap hari, dan tak terasa sudah hampir dua bulan aku menjalaninya. Tak ada yang istimewa, hanya aku mulai terbiasa dengan udara dingin dan lenggangnya jalanan. Tapi Senin kemarin tak seperti malam-malam sebelumnya, karena aku hampir membunuh seekor kodok. (more…)

Jerawat Usil

Monday, October 8th, 2007

Jerawat sudah jadi bagian dari diriku, dan kalopun datang, pasti ga bakal mau repot2 ngurus sekawanan bisul kecil ini. Tapi sejak udara panas dan kering selama beberapa hari yang membuat wajahku yang memang cenderung sensitif jadi panen jerawat. Awalnya cuek dan ga mau ngurus, tapi dibiarin bakal semakin meradang. Nah, kalo jerawat meradang pasti bikin hati ikutan meradang. (more…)

Makan Siangku

Tuesday, July 31st, 2007

Menu makan siang selalu menjadi topik yang dibahas teman2 kantor. Mulai dari kebersihan sampai variasi pilihan menunya. Dan terhitung mulai bulan Juli, kami disuguhi menu makan yang cukup beragam, meski seringkali salah memadukan menu (tentu saja salah menurut kami, dan benar menurut si tukang masak).

Duet menu makan yang aneh sudah mulai biasa kami konsumsi. Mungkin wajar jika kita menyebutkan aneh, karena lauk yang disajikan tak selayaknya dihidangkan dengan sayur utama. Sebut saja duet rawon dan lalapan sayur segar, sop dengan ikan asin, gule daging sapi dan tumis kangkung, tumis kacang dan ayam india (red. ayam dibalur bumbu sate), perkedel dan lodeh nangka…dan beberapa menu lain yang (menurutku) salah pasangan. (more…)

Zzz…

Monday, July 23rd, 2007

Hampir dua minggu ini susah tidur. Seperti biasa, berangkat tidur jam 10 malam, tapi baru bisa terlelap jam 3 pagi. Puncaknya terjadi Jumat lalu, udah mencoba berangkat tidur lebih awal tapi mata tetap juga ga mau tidur. Sudah mencoba berbagai hal, mulai minum susu, baca², angkat² baber biar badan capek dan SMS gangguin teman yang kali aja masih pada ‘on’. Sayang hanya beberapa gelintir aja yang masih ‘idup’, karena emang aktifitasya malam hari, dan seorang teman lainnya yg emang dipaksa melek karena meski nguber jadwal pesawat, sementara seorang teman lagi, sibuk nonton HP :( .

Sampai terdengar adzan subuh pertama, mata tetap ga mau terpejam, kepala makin pusing, dan akhirnya sampai waktu berangkat kerja, aku tetap ga bisa tidur. Hari ini, kondisi badan jadi ga stabil, alhasil dua sachet kopi original black (no sugar), jadi teman breakfast yang paling nikmat.

Kucing Hoki

Tuesday, July 17th, 2007

Apakah kamu percaya keberuntungan? Dari mana datangnya keberuntungan? Dari keyakinan, optimisme, kerja keras, iman, atau dari sebuah benda entah itu koin, kalung, cincin, atau bahkan ikan, yang katanya bisa memperlancar jalan menuju keberuntungan. Tapi bagiku keberuntungan itu hanya sebagian dari nasib baik, yang ga tau datangnya dari mana, karena hal itu masih sumir bagiku, untung seneng,, buntung ya nelongso. (more…)

Safety Riding

Thursday, June 14th, 2007

Sudah hampir sebulan aku mengendari motor sendiri, dan mulai bisa beradaptasi dengan ‘my V’, kapan harus pindah gigi, kontrol rem, dan gas, semua bisa kulakukan dengan tepat sesuai feeling dan standarku. Dan selama itu aku mencoba menjadi pemakai jalan yang baik, karena aku bukan orang egois yang menguasai jalanan seperti punya moyangku sendiri dan tak memikirkan pengguna jalan lainnya.

Sayang selama pengalamanku naik motor, ga banyak pengguna jalan yang baik dan ramah di jalanan, sering kali mereka hanya memikirkan diri sendiri, bagaimana bisa cepat sampai tujuan, ngebut sana ngebut sini, ambil jalan orang, suara klakson saat jalanan macet, angkot yang mendahuli dan mendadak berhenti tanpa menyalakan riting, belum lagi pejalan kaki yang ga berjalan di jalan yg telah disediakan…duh mendadak orang-orang jadi sangat-sangat egois di jalanan.

Aku pribadi sangat benci pengendara yang ngebut tanpa alasan jelas (bisa dimaklumi jika ada keluarganya yg kena musibah), tapi mereka yang hanya sok jadi setan jalanan, sudah jelas sangat menyebalkan. Tapi mau gimana lagi, aku ga bisa apa2, yang bisa kulakukan hanya berkendara dengan benar, dan mengingat pesan ortu untuk selalu hati-hati, waspada, dan ‘nanti makan malam di rumah ya’….sebuah statemen yang selalu kuartikan aku harus pulang dengan selamat untuk mereka.