’Keringetan’ category

Manusia Super Kawah Ijen

November 18th, 2009
164. 

Siang cukup terik, udara bercampur pekat asap belerang tak menyurutkan langkah Pak Shodiq untuk terus memikul sekeranjang penuh belerang dari bibir kawah Ijen menuju lereng kawah dengan kemiringan sekitar 60-90 derajat. Jalan setapak kecil yang penuh batu tak menyurutkan langkahnya untuk sampai tujuan, sambil sesekali berhenti dan mengelap peluh di dahi.

Ayunan keranjang yang berderit-derit di atas bahunya terdengar harmonis di antara dinginnya angin gunung Ijen saat Minggu lalu saya dan beberapa kawan berkunjung ke gunung yang terletak di kawasan Bondowoso ini. Tak banyak yang bisa saya ceritakan dari perjalanan ini, karena pasti ada rasa senang, capek dan puas karena bisa lepas dari rutinitas untuk sejenak.

Saya lebih senang bisa bercerita tentang Pak Shodiq, salah satu dari ratusan ‘manusia belerang’ yang mendulang rejeki dari panasnya kawah Ijen. Sebuah pekerjaan sederhana namun penuh resiko mulai dari saat mereka berangkat sampai pulang bekerja.

Tidak banyak yang saya dapat dari Pak Shodiq yang menemani saya melepas lelah di salah satu jalan setapak menuju arah pulang. Dengan kaos biru bernoda jelaga dan sedikit gosong di sana-sini, pria berusia 45 tahun ini dengan akrab bertutur tentang pekerjaan hariannya. Dengan senyum ramah dan logat Madura yang kental bapak dua anak ini mengawali kisahnya sebagai buruh angkut belerang sejak tahun 1991 menggantikan ayahnya yang sudah tua dan tak mungkin lagi mengangkut belerang. Pak Shodiq melanjutkan kerja ayahnya yang kala itu telah bergabung dengan penambangan sejak mulai awal didirikan yaitu sekitar tahun 1967, dengan upah masih 10rp per kg-nya.

Tags: , ,
Noted down in Keringetan    |    Permanent link

Funbike Nyungsep 2008

November 18th, 2008
112. 

Minggu lalu jadi pengalaman seru bagiku. Pertama kalinya ikut funbike dan pertama kalinya membuat orang nyungsep ke parit. Funbike yang digelar dalam rangka memperingati HUT TNI dan KOREM 083 Baladika Jaya tahun 2008 ini dilaksanakan di lapangan Rampal, Malang pukul 06.00 sampai selesai.

Dengan rute Rampal – Perum Sawojajar – Gribig – Wonokoyo – Puncak Buring – Sawojajar – Rampal, funbike ini benar-benar melelahkan karena jalannya menanjak dan membuat banyak peserta termasuk aku lebih banyak jalan kaki daripada mengayuh saat di tanjakan.

Funbike diikuti peserta dari berbagai kota, segala usia, pria-wanita, dan segala jenis sepeda mulai onthel sampai sepeda karbon yang harganya sekelas tiger :d. Pokoknya, semua pengendara dari yang rookie seperti saya sampai yang profesional berkumpul dan berbagai pengalaman sehatnya bersepeda di acara yang mematok harga tiket sebesar Rp30 ribu ini.

Tags: , ,
Noted down in Keringetan    |    Permanent link

My Trip to Bromo

January 3rd, 2008
96. 

Pergantian tahun 2008 ini aku lewati bersama Manus dan klub motor Kawasaki (BKRC) Malang. Meski awalnya hampir mengecewakan, tapi akhirnya everthing goes well dan happy ending. Ya, paling tidak, aku bisa sambang gunung Bromo lagi setelah turing terakhir bersama my best gal.

Planning awal berangkat pukul 3 sore, tapi karena beberapa kendala dan hujan yang terus mengguyur akhirnya kita berangkat hampir pukul 2 dini hari setelah sebelumnya melepas lelah di rumah p.Bambang, salah satu tetua Kawasaki, di daerah Pakis. (wuihh….penantian terpanjang yg pernah aku jalani, hampir 11 jam di jalanan).

Tags: ,
Noted down in Keringetan    |    Permanent link

Ngadem ke Panderman

November 9th, 2007
94. 

Sabtu lalu bersama beberapa teman, aku ngadem ke Panderman. Entah kenapa kali ini bapak mengijinkanku hiking ke gunung walaupun lagi musim hujan, entah karena aku yang ahli merayu dan membuat hati bapak luluh, atau karena beliau kasihan dengan diriku. I dunno, yang pasti aku lega dapat restu camping di musim hujan.

Aku, Manus, Aryo, Alex, Ryan, dan Pithes mengawali perjalanan tepat tengah malam buta, padahal rencana awal kita berangkat jam 10-11an, tapi karena kesibukan masing-masing personil akhirnya kita berangkat lewat jam 12 malam.

Kondisi jalan yang becek setelah turun hujan membuat jalanan makin licin, terlebih susana gelap gulita menambah seru perjalanan kami. Dan sangking semangatnya mendaki, Aryo sempat jet lag dan meninggalkan ‘bekas lalapan’ di awal jalan menuju ke lokasi tujuan.

Noted down in Jalan-Jalan, Keringetan    |    Permanent link