December 3rd, 2011
574.
Event vespa kali ini bukan sekedar acara silahturahmi antar skuteris tapi juga lomba adu kehebatan skuter di arena balap atau Drag Race Scooter yang digelar di event Jambore Vespa Ansor Bebas Narkoba 2011, di Mojoagung, Jombang pada 26 dan 27 November lalu.
Berbeda dengan beberapa event yang pernah saya ikuti, event kali ini pesertanya jauh lebih banyak, venuenya juga super besar. Maklum event ini mengambil tempat di bypass Mojoagung yang sangat luas dan letaknya tepat bersebelahan dengan pasar Mojoagung dan di depan pabrik pakan ternak CJI.
Read the rest of this note »
Tags: drag-race, malves, skuter, teman, Vespa
Noted down in Jalan-Jalan, Vespa | Permanent link
November 19th, 2011
566.
Tahu lontong atau tahu telor adalah makanan rakyat lintas generasi yang tak memiliki batas strata sosial. Makanan berbahan dasar tahu ini banyak dijumpai di warung kaki lima sampai rumah makan kelas resto yang menyajikan menu khas Jawa Timur.
Selama ini saya mengira tahu lontong itu ya sama saja di berbagai daerah. Tahu diiris kotak-kotak dadu, disiram kuah kacang berbumbu dengan taburan irisan seledri, kecambah, bawang goreng dan krupuk. Tapi tak begitu halnya dengan tahu lontong Blitar.
Read the rest of this note »
Tags: blitar, jajanan
Noted down in Jalan-Jalan | Permanent link
October 29th, 2011
533.
Apa yang menarik dari setiap event vespa? Skuter dan skuterisnya. Mereka unik, percaya diri, dan berani memilih cara hidup dan berkendara yang bagi beberapa orang tak lazim.
Beberapa kali ikut di event vespa, saya tetap saja takjub dengan segala hal yang lekat dengan mereka, seperti halnya saat event vespa di lapangan Purwoharjo, Banyuwangi pada 8 – 10 Oktober 2011 yang digelar oleh oleh BSC (Banyuwangi Scooter Club), BSEXC (Banyuwangi Scooter EXtreme Community), dan beberapa komunitas lain yang sayangnya saya lupa mencatat, saking banyaknya komunitas yang jadi panitia. Mungkin saya juga terlalu lelah usai berkendara kurang lebih 10 jam dari Malang – Banyuwangi yang membuat otak tak lagi cerdas untuk mengingat setiap detail komunitas di sana. *bukan alasan* :d.
Read the rest of this note »
Tags: hobi, malves, manusia, pria, skuter, teman, Vespa
Noted down in Jalan-Jalan, Vespa | Permanent link
September 21st, 2011
512.
Rongsok dan rombeng apa bedanya? sebenarnya ga jauh, karena mereka masih satu saudara serumpun dalam kajian semantiknya (maknanya). Menurut KBBI, rombeng adalah sobek/rusak karena sudah tua, sementara rongsok adalah bejat atau rusak sama sekali.
Dua makna kata di atas sedikit mewakili kondisi puluhan vespa yang hari Sabtu-Minggu lalu (17-18 September) ikut andil bagian dalam ulang tahun Scroob (Scooter Blitar) ke-13 yang diadakan di lapangan Nglegok, arah utara dari kota Blitar.
Read the rest of this note »
Tags: blitar, hobi, malves, skuter, Vespa
Noted down in Jalan-Jalan, Vespa | Permanent link
May 1st, 2011
392.
Namanya Moerdani, usianya di atas 65 tahun, memiliki 4 anak yang semuanya sudah menikah. Tinggal di Muharto, Malang, meski aslinya adalah orang Tulungagung. Tapi sudah merasa jadi orang Malang karena tinggal di Malang selama lebih dari 20 tahun lebih.
Mengayuh becak adalah profesi yang dijalananinya selama 10 tahun terakhir, sejak tahun 2000 yang kala itu masih menarik becak milik juragannya. Tapi pertengahan tahun 2005, Pak Moerdani sudah bisa memiliki becak sendiri dengan jalan mengangsur selama setahun.
Read the rest of this note »
Tags: becak, manusia
Noted down in Bazzberry, Jalan-Jalan, MyDay | Permanent link
April 27th, 2011
378.
Jalan-jalan ke Blitar tak lengkap rasanya tanpa makan soto selain ngemil uceng dan es pleret. Pekan lalu saya kembali jalan ke Blitar dan tak lupa mampir soto favorit saya, soto Mbok Ireng yang terletak di pojokan perempatan Jalan Kelud, kota Blitar.
Soto yang ditawarkan adalah soto dalam mangkuk kecil, dengan taburan koya, daging sapi dan jerohan dengan irisan cukup gemuk, taoge, irisan daun bawang dan bawang goreng, kecap, dan sambal jika suka pedas. Ya, isinya sih seperti default soto khas Jawa pada umumnya, hanya yang membedakan adalah kuah soto yang lebih ringan dan segar (tidak seperti soto pada umumnya yang kuahnya berlemak), aroma kaldu yang gurih, jeroan dan daging yang easy to chew alias ga alot, membuat soto ini jadi favorit saya.
Read the rest of this note »
Tags: blitar, hobi, ikan, manusia, soto, uceng
Noted down in Jalan-Jalan, MyDay | Permanent link
April 22nd, 2011
356.
Saya bukan skuteris, tapi saya hanya boncenger yang beberapa kali ikut event skuter, dan ternyata para skuteris itu unik, dengan segala atribut antik dan guyonan khas tanpa basa-basi palsu. Mereka penuh warna, beragam dan ajaib. Sayangnya, saya hanya sempat mengabadikan sedikit foto saat event di Pasar Krembangan, Sidoarjo, Sabtu – Minggu (16-17 April) lalu.
Read the rest of this note »
Tags: kaki, malves, manusia, skuter, Vespa
Noted down in Jalan-Jalan, Vespa | Permanent link
April 22nd, 2011
332.
Saya termasuk orang yang ga gemar ganti-ganti status di Messenger, entah di YM, Gtalk, bahkan BBM. Dan, sekalinya online dan ganti status pastinya banyak fans yang nyamper dan bertanya status saya atau sekedar menyapa dan iseng komentar: ‘tumben pake status’.
Nah, pertanyaan di atas cukup banyak saya terima saat Sabtu malam lalu, saya mengganti status BBM saya yang biasanya kosongan, dengan status: Today: Sleep anywhere, under the sky. Beragam komen ditujukan dari yang iseng atau sekedar tanya serius, semuanya hanya bikin BBM saya nge-lag :d.
Read the rest of this note »
Tags: kaki, malves, manusia, pasar, skuter, Vespa
Noted down in Jalan-Jalan, Vespa | Permanent link
March 26th, 2010
250.
Belakangan ini saya sedang membaca buku Like the Flowing River-nya Paulo Coelho yang saya beli di Periplus saat perjalanan pulang ke Malang. Saya membaca beberapa bab di buku setebal 245 halaman ini dengan gaya suka-suka. Maksudnya dari halaman 1 bisa loncat ke halaman 17, 23, bahkan 147, ya seenaknya saja bacanya. Lebih suka membaca judul yang sekiranya menarik lalu lanjut ke inti ceritanya. Buku ini memang tak seperti buku-buku Coelho yang lain, karena hanya mengisahkan kecil yang menginspirasi Coelho sebelum menulis buku dan setiap babnya mengusuh tema yang berlainan.
Ada satu kisah kecil yang menarik dan jadi bab yang pertama kali saya baca membaca buku ini di bandara sambil menunggu pesawat take-off. Judulnya The Story of The Pencil, dengan pelaku seorang bocah dan neneknya.
Read the rest of this note »
Tags: jakarta, jjf, paulo coelho
Noted down in Baca-Baca, Bazzberry, Jalan-Jalan | Permanent link
March 25th, 2010
247.
Musik adalah bahasa universal yang menyatukan individu lintas profesi, generasi dan nasib. Jadi tak heran jika di setiap event musik berskala akbar, beragam kepentingan terkait nasib hidup tumplek blek di satu area. Ya, seperti halnya gelaran JJF 2010 lalu, banyak pedagang makanan, kaos, tukang parkir, taksi, calo tiket, berebut mencari pelanggan.
Salah satunya yang mencuri perhatian saya adalah kerak telor. Setiap lewat pedagang kerak telor mata saya selalu tak bisa lepas dari jajanan gepeng yang dibakar di atas tungku ini. Akhirnya di hari terakhir saya menyempatkan diri membeli kerak telor di luar area JExpo Kemayoran. Ada cukup banyak pedagang kerak telor malam itu, dan saya memilih pedagang kerak telor yang berada tak jauh tempat saya berdiri yaitu Pedagang Kerak Telor Kelompok Bapak Omas Depan Lapak Kios C-7 No: 38.
Selintas saya berpikir, panjang sekali nama dagangannya, tak seperti pedagang kaki lima di kota saya yang biasanya hanya menulis 3-4 kata saja untuk melabeli dagangan mereka. Untung antrian kerak telor tak sepanjang tulisan nama dagangan yang terpasang di bagian atas rombong rotan mengingat saya sudah cukup lapar.
Read the rest of this note »
Tags: jakarta, jjf, kerak telor
Noted down in Bazzberry, Jalan-Jalan, MyDay | Permanent link