Category Archives: Baca-Baca

Beda Redmi Note dan Mi41

Belum satu tahun berselang saya sudah ganti hp dua kali dari produsen yang sama, dan kali ini saya kepincut dengan Xiaomi, vendor ponsel pintar terkemuka asal Tiongkok. Redmi Note adalah ponsel Xiaomi pertama yang saya beli pada pertengahan 2014 lalu, sebelum berganti dengan Mi4i akhir April 2015.

Sebenarnya tak ada masalah dari performa Redmi Note, hanya saya kurang nyaman dengan ponsel berukuran 5.5 inchies. Hingga April 2015 lalu, Xiaomi merilis Mi4i yang dibekali jaringan kekinian alias 4G LTE. Dan, tergodalah saya untuk membeli ponsel di event flashsale yang digelar mi.id dengan harga miring. Continue reading Beda Redmi Note dan Mi41

Giorgio Sarti: 60 Years of the Vespa

Judul di atas adalah judul buku yang baru saya beli, dan sampai saat ini masih dibaca dan dibolak-balik beberapa halamannya dengan pola tak beraturan. Artinya, saya hanya membaca suka-suka saja, melihat-lihat gambar sejarah vespa dari tahun 40s sampai 2000s.

Dengan sampul hardcover dan halaman yang cukup gemuk (maklum ada 417 halaman) dan kualitas kertas super dan colorfull membuat buku ini sangat layak dikoleksi. Saya memang tak memahami beberapa bagian buku yang memang terlalu teknis menelaah sekuter, karena saya memang bukan pencinta vespa, tapi pencinta pengendara vespa #halah. Continue reading Giorgio Sarti: 60 Years of the Vespa

Agen Koran Tertua di Malang

Membaca sudah bagian dari aktifitas saya sehari-hari, dan sempat terpikir untuk punya toko buku, perpustakaan, atau bahkan sekedar agen koran. Tapi bagian terakhir itu membuat saya berpikir resikonya, setelah memahami seluk beluk usaha agen koran dan majalah.

Info ini saya dapat dari ngobrolan ringan dengan Aan, salah satu orang yang saya jumpai di Mukayat Agency, agency koran tertua di Malang. Mukayat Agency yang terletak di jalan Kauman No.16 ini didirikan pada 1947 dan menjual beragam koran dan tabloid kelas nasional sampai koran kelas gurem, begitu juga dengan majalahnya. Continue reading Agen Koran Tertua di Malang

Iklan Modal Pede dan Yakin

Biasanya iklan operator dan ponsel baik di media cetak, tv atau online, selalu memasang wajah selebritis yang cakep, tenar, atau bisa jadi ga cakep tapi mukanya bawa hoki (semacam Sule). Tapi beda lagi dengan iklan ponsel yang beberapa bulan terakhir sering jual diri di Kompas halaman 24 kolom Nama & Peristiwa dan membuat saya penasaran, siapa sih model iklannya nih. Bapak-bapaknya narsis banget.

Jualan iklan ini adalah handphone merk ti-phone dengan tagline time to connect. Bagi saya sih, penawaran barangnya biasa saja, tapi yang unik dari iklan ini adalah selalu saja ada foto bintang iklannya yang beda dari yang biasanya. Continue reading Iklan Modal Pede dan Yakin

Outlander? Nope!

Akhir pekan lalu, saya sibuk mencari subtitle setumpuk koleksi film yang hampir 80% belum sempat saya tonton, sampai akhirnya memutuskan nonton Outlander di tengah malam yang dingin, dengan harapan bisa merasa hangat karena semangat juang pasukan Viking yang tenar dengan semangat perangnya. Sayangnya saya salah, harusnya saya nonton film drama komedi romantis atau drama humanis biasa saja dan tak perlu menghabiskan waktu 2 jam untuk nonton film yang mudah sekali ditebak dengan akting biasa-biasa saja. Tapi saya nonton film ini gara-gara ada nama James Caviezel! Continue reading Outlander? Nope!