All posts by bazz

About bazz

a friendly look, a kindly smile, one good act, and life's worthwhile

Beda Redmi Note dan Mi41

Belum satu tahun berselang saya sudah ganti hp dua kali dari produsen yang sama, dan kali ini saya kepincut dengan Xiaomi, vendor ponsel pintar terkemuka asal Tiongkok. Redmi Note adalah ponsel Xiaomi pertama yang saya beli pada pertengahan 2014 lalu, sebelum berganti dengan Mi4i akhir April 2015.

Sebenarnya tak ada masalah dari performa Redmi Note, hanya saya kurang nyaman dengan ponsel berukuran 5.5 inchies. Hingga April 2015 lalu, Xiaomi merilis Mi4i yang dibekali jaringan kekinian alias 4G LTE. Dan, tergodalah saya untuk membeli ponsel di event flashsale yang digelar mi.id dengan harga miring. Continue reading Beda Redmi Note dan Mi41

Cerita Sate Bulayak Lombok

Sate Bulayak bisa jadi salah satu makanan khas Lombok yang hanya bisa dijumpai di Lombok, beda dengan ayam taliwang dan plecing kangkung yang sudah umum dijual di berbagai kota.

Mudah sekali menemukan penjual sate bulayak di jalan² besar kota Lombok maupun di  kawasan Senggigi. kebetulan, saya makan sate bulayak di pinggiran  pantai coco beach, area pantai Krendengan, Senggigi.

Continue reading Cerita Sate Bulayak Lombok

Pasar dan Sepasang Kaki

Gatal tak lagi dirasakannya meski beberapa semut berjalan berderet-deret melewati punggung kaki dan beringsut menuju remahan nasi tak jauh dari kakinya. Kaki-kaki kekar tanpa alas berjalan mondar-mandir melangkah di antara sepasang kaki telentang.

Sepasang kaki itu sangat kotor, hitam, penuh bekas luka koreng dan kapalan, tapi terlihat kuat. Kaki itu tak pernah mengeluh meski dini hari tadi harus berjalan puluhan kilometer menuju pangkalan pick-up yang siap mengantarnya ke pasar.  Continue reading Pasar dan Sepasang Kaki

Membeli Iba

Langit mulai mendung, dengan langkah bergegas dia mulai memasuki minimart yang tak jauh dari rumahnya. Di benaknya hanya ada dua hal, membeli beberapa barang dan pulang. Belum sempat tangannya membuka pintu minimart, matanya melihat seorang pria tua dengan pikulan berisi gambang yang nampaknya belum laku, duduk bersila di sudut minimart, di sebelah tumpukan tabung-tabung gas dan galon air mineral. Dia diam sejenak, mengacuhkannya dan berlalu masuk ke minimart.

Dari dalam minimart, dia melihat seorang ibu menggandeng gadis kecil datang menghampiri si penjual gambang. Ada senyum mengembang di wajah gadis kecil itu. Dia asyik memukul-mukul gambang dengan tongkat pemukul. Tak lama senyum itu menjadi tangis, saat si ibu menyeretnya kembali ke jalan, berlalu meninggalkan gambang-gambang yang berantakan. Continue reading Membeli Iba

Telat Nikah Itu Aib?

Mukanya kuyu, ada galur² di pipi tembemnya yang terlihat jelas. Sepertinya dia baru menangis. Dia datang di siang yang terik, mengajakku duduk di kafe tak jauh dari tempatnya mengajar. Sambil menyesap es teh, dia berkata, melajang atau ngoyo cari suami?

Mukanya datar dan menunggu jawabanku, tapi aku belum juga berkomentar. Aku masih asyik dengan kue klepon yang alotnya mengalahkan karet ban. Akhirnya kusudahi pertarunganku dengan kue klepon jahanam itu, meneguk es jeruk dan pelan berkata, ikuti saja kata hatimu. Continue reading Telat Nikah Itu Aib?