Safety Riding
Thursday, June 14th, 2007Sudah hampir sebulan aku mengendari motor sendiri, dan mulai bisa beradaptasi dengan ‘my V’, kapan harus pindah gigi, kontrol rem, dan gas, semua bisa kulakukan dengan tepat sesuai feeling dan standarku. Dan selama itu aku mencoba menjadi pemakai jalan yang baik, karena aku bukan orang egois yang menguasai jalanan seperti punya moyangku sendiri dan tak memikirkan pengguna jalan lainnya.
Sayang selama pengalamanku naik motor, ga banyak pengguna jalan yang baik dan ramah di jalanan, sering kali mereka hanya memikirkan diri sendiri, bagaimana bisa cepat sampai tujuan, ngebut sana ngebut sini, ambil jalan orang, suara klakson saat jalanan macet, angkot yang mendahuli dan mendadak berhenti tanpa menyalakan riting, belum lagi pejalan kaki yang ga berjalan di jalan yg telah disediakan…duh mendadak orang-orang jadi sangat-sangat egois di jalanan.
Aku pribadi sangat benci pengendara yang ngebut tanpa alasan jelas (bisa dimaklumi jika ada keluarganya yg kena musibah), tapi mereka yang hanya sok jadi setan jalanan, sudah jelas sangat menyebalkan. Tapi mau gimana lagi, aku ga bisa apa2, yang bisa kulakukan hanya berkendara dengan benar, dan mengingat pesan ortu untuk selalu hati-hati, waspada, dan ‘nanti makan malam di rumah ya’….sebuah statemen yang selalu kuartikan aku harus pulang dengan selamat untuk mereka.