nambah lagi..hiks
Dengan rasa enggan aku memasuki ruangan remang-remang dengan beragam gambar organ penampang mata, cart eyes tester, dan bbrp perangkat optikal lainnya. Dipandu seorang opticion aku duduk di sebuah perangkat yang akan memberiku vonis akhir dan penentu ukuran tools yang akan menemaniku menatap hari. Aku merasa seperti pesakitan, rasa marah, pegel, takut, kecewa, dan semua aura negatif memenuhi hatiku. Aku seperti menunggu vonis mati, sementara kamu dengan setia duduk manis, tersenyum melihat gurat cemberut di wajahku, dan seperti sudah siap untuk ‘kumarahi’.
Setelah serangkaian prosesi yang selalu membuatku alergi, akhirnya vonis itu harus kuterima. Iya, bertambah, dan…kecewa, tentu. Aku selalu merasa tolol dengan diriku, yang selalu mengingkari kenyataan. Ga taulah, sepele memang, tapi bagiku itu artinya sebuah kekurangan yang sampai saat ini kadang masih sulit aku terima.
December 5th, 2006 at 11:10 pm
Don’t be cruel to yourself, everything will be alright.
December 6th, 2006 at 6:53 pm
Udaahh…
pake kacamata aja…
eh.. pake yang item yah..
biar kaya Ray Charles ato Stevie Wonder
*Over time…. I’ve been building my castle of looooove…..*
December 7th, 2006 at 12:15 am
weik… penus nyamar dadi veritas…
ooow… pantes mulai ndisik mbahas pilem pasti mbahas veritas… perkoro dark angel… ooow… gitu toh… critane…
eniwei… wayae ganti job sing gag ono hubungane karo komputer iku… xixixixixi… *kabur sebelon didisiki rita*
December 9th, 2006 at 10:36 am
Makan sate kelinci Rit! Biar ketularan rajin makan wortel.
Sampai hari ini, belum pernah melihat kelinci pake kacamata kan?
January 12th, 2007 at 3:12 pm
veritas iku kan storage & backup company
http://www.symantec.com/enterprise/veritas/index.jsp
:))