Winter and Night

May 23rd, 2009

Ayahmu itu tidak waras. Dia hampir membunuhmu.
Dia ayahku.
Itu bukan salahmu.
Ternyata tidak berhasil. Adikku tidak pulang.
Tindakanmu tetap benar.
Meskipun tidak berhasil?
Sejak kapan kebenaran diputuskan dengan berhasil atau tidak?

Bill harus hidup dengan semua rasa kebencian itu hampir 30 tahun lamanya. Dan saat dia harus menemukan anak yang hilang, dia seperti terlempar kembali ke masa lalu. Masa di mana orang dewasa mengkhianati anak-anak, yang tak kuasa harus menolak bahkan mereka harus hidup dengan tumpukan kebohongan dan ambisi masa lalu.

Sedikit gambaran tentang novel misteri Winter n Night karya SJ Rozan yang diterbitkan 2006 lalu. Membaca novel yang saya beli dalam edisi hilang akal ini saya seperti melihat film Mystic River. Meski saya tidak pernah membaca novelnya, tapi benang merahnya hampir sepadan, yakni saat dosa masa lalu kembali ditarik ke masa sekarang, dan si tokoh utama harus berhadapan dengan masa lalunya yang kelam. Menyakitkan tapi harus tetap dihadapi.

Dua cerita ini mimiliki kemiripan, tapi jika disuruh memilih saya lebih memilih Winter and Nite yang tak segelap Mystic River.

Bersama partnernya Linda Chin, Bill harus menguak kekerasan yang terjadi pada remaja yang hidup di kota yang sangat mengagungkan futbal lebih dari apa pun, meski nyawa seorang gadis dan seorang bocah (yang mereka sebut tidak keren) harus melayang untuk kesalahan yang tak pernah dilakukannya.

Kota futbal yang tak kenal ampun dengan ‘anak-anak tidak keren’ ini begitu memuja pahlawan mereka. Pahlawan yang berbadan ‘nyaris’ seperti raksasa, pahlawan yang berlatih keras bahkan jika mereka harus merobek otot, meretakkan tulang, dan muntah di lapangan. Mereka adalah pahlawan, dan mereka boleh melakukan apa pun tanpa ada yang menghentikannya. Pahlawan-pahlawan itu adalah anak laki-laki yang dikuasai ambisi, kesombongan & ego untuk membenarkan tindakan mereka.

Bill harus berjuang menghadapi pria-pria dewasa yang memanfaatkan ‘anak-anak raksasa’ itu demi dendam dan ambisi masa lalu. Dendam ini dikemas begitu manis dan rapi meskipun harus menjalani dan merancang misi pembalasan dalam balutan kebencian dan rasa sakit hati selama 23 tahun. Rasa sakit yang dialami anak-anak tidak keren ini akhirnya terbalaskan dalam satu pendidikan yang mencetak pria berkarakter dengan slogan ‘kalau kamu pemain futbal hebat, kamulah pemilik dunia’….slogan yang membuat ayah-ayah di kota gila futbal menitipkan anak lelaki mereka pada sosok yang pernah mereka aniayai 23 tahun lalu.

Rozan menulis penuh karakter, penuh rasa marah dengan sikap orang dewasa yang mengkhianati anak-anak mereka. Bahasanya yang ringan mampu mengikat saya untuk terus membaca buku setebal 617 halaman ini dan mengamati bagaimana pria-pria dewasa tidak pernah beranjak dewasa demi ego sesat mereka. Ya, bisa dibilang Winter and Night menggetarkan dan unpredictable.

Note:
Anak-anak tidak keren adalah mereka yang bertubuh kerempeng, berkaca mata, kutu buku, bertampang culun, tidak populer, jelas-jelas tidak bisa tampil modis. Hobi utamanya pergi ke perpus, membaca, bermain papan luncur dan aktif di dunia maya.

Anak-anak raksasa adalah atlit futbal yang berbadan tinggi besar, berbahu lebar dan berbadan bidang. Rata-rata sikapnya arogan dan hobi bikin kerusuhan, terutama wild party pra/pasca pertandingan akbar. Mereka juga suka menumpahkan coke ke kepala anak-anak tidak keren, menenggelamkan wajah dan kepala anak-anak tidak keren ke toilet, melempari mereka dengan bola basket, mengolok-ngolok mereka dengan nama apa pun yang mereka inginkan, bahkan memaksa mereka makan kotoran anjing.

*Ditulis 15 menit yang lalu by bazzberry sambil nunggu hujan reda dan mendengarkan adzan Isya*

Iseng di Saat Pilek

March 13th, 2009

15 menit yang lalu, saya pergi menebus resep ke Apotek di dekat rumah saya. Pembeli yang ada saat ini lumayan banyak, jadi saya harus mengantri di urutan ke enam sebelum obat pesanan saya selesai diramu.

Bisa dimaklumi, selain karena jadi toko obat paling lengkap di Sawojajar, apotek ini juga menjual CD, baby clothes, dan persewaan alat pesta. Jadi orang datang ga hanya berburu kesembuhan tapi juga butuh hal lain.

Lumayan lama saya mengantri, akhirnya saya memilih duduk di deretan bangku berwarna merah di samping kotak amal, dan di sebelah kursi yang ada setumpuk majalah & tabloid yang ga tahu milik siapa.

Iseng saya mengambil satu majalah wanita milik Gramedia Grup. Saya buka halaman per halaman, sampai mata saya sampai di halaman bertuliskan Rahasia Pria di pojok kiri atas, yang memuat sederet kata bertuliskan: “Ukuran MR.P pria Indonesia ternyata 5cm lebih kecil dibanding milik pria Afrika.” Di bagian bawah tertulis sumber: Situs Gaya Hidup, KapanLagi.com, 2007.

Dalam hati saya berkata, majalah yang 8 tahun lalu pernah mengacuhkan saya ternyata juga ’sowan ke tempat saya bekerja’, bahkan rela mengaduk-aduk arsip tahun 2007 hanya demi ukuran Mr.P. Senangnya!

Ya, meski hidung mampet & badan tak sehat, saya merasa bahagia. Tulisan saya dibaca media besar, setidaknya saya tidak lagi menunduk dan merasa kecil tapi sudah bisa menjadi ‘teman’ yang diperhatikan. Kita bisa menjadi teman yang membantu majalah sebesar FEMINA menulis secuil artikel untuk edisi Maret 2009.

*Apotik Kamila, BazzBerry®*

for you, a thousand times over…..

February 25th, 2009

Akhirnya saya bisa melihat Hassan setelah hampir setahun menunggu dalam ketidakpastiaan. Thanks buat my best gal yang jauh-jauh dari Swiss terus mampir ke Kuta, Bali untuk beliin Hassan.

Meski sedikit trouble dengan dvd playerku dan terpaksa harus melihat estafet dan manual dari folder video_ts, tapi seneng juga bisa melihat Hassan secara visual. Ada beberapa yang beda dari Hassan versi buku dan layar lebar. Di buku yang saya baca, Hassan yang keturunan Hazara digambarkan sebagai bocah dengan segala keluguan, berwajah bundar, bermata sipit khas kaum Hazara (keturunan Mongoloid. red), berbibir sumbing, lusuh karena memang seorang pembantu. Read the rest of this entry »

Tips Blackberry Ala Bazzberry

February 4th, 2009

Lebih dari 1 bulan 15 hari saya memegang handheld bazzberry, dan dalam rentang waktu itu tidak begitu banyak yang saya pahami. Maklum selain sibuk dengan beberapa hal, kesempatan utak-atik bazzberry secara maksimal juga baru bisa dilakukan menjelang tidur dan sebelum benar-benar jatuh terlelap.

Join milis id-bb cukup memudahkan saya mengutak-atik handheld meski masih saja merasa ga bisa membuat handheld jadi maksimal. Dan, dari proses belajar dan bertanya pada para suhu di milis, saya menyimpulkan beberapa tips bagi diri saya sendiri :d:

1. PIN BlackBerry
BlackBerry memiliki nomor unik (PIN) yang ga dapat diubah. Untuk melihat PIN, bisa masuk ke Option –> Status, yang di dalamnya ada info tentang Signal, Batteray, File free, PIN, IMEI, WLAN MAC, dan IP Address. PIN cukup memudahkan untuk transfer file, bahkan lebih cepat dibanding send/receive file dari Messenger ataupun email. Tinggal sharing PIN antar blackberryan, proses pengiriman data jadi lebih cepat dibanding kirim email unduhan di handheld yang harus melewati berbagai server. Read the rest of this entry »

Omong Kosong

December 5th, 2008

Dulu kita sering jalan bareng
Sekarang aku di sini, kau di sana
dan kita sama-sama sibuk dengan cerita kita

Dulu kita sering beli sepatu bareng
Ukuran, merk dan warna pun sama
Tapi hanya sepatu,
karena ukuran baju kita memang jauh berbeda

Dulu kita sering nyalon bareng
Sama-sama pengen cantik, tapi malah ancur

Dulu kita juga kerja bareng,
Cari ide bareng, koreksi bareng dan saling mencaci

Itu semua dulu…dulu…dan dulu
kau coba menyimpan semua ceritamu, mengingat semua detailnya dan akan membaginya untukku
tapi kau bilang terlalu banyak kisah dan ingatanmu tak sebagus dulu

kita memang mulai menua
kau juga terlalu banyak menghirup uap mesin pencuci piring
atau membeku di dinginnya Bern
dan tak ada waktu untuk mendongeng seperti dulu lagi

Dan aku…
aku jadi menua dan pelupa karena papan kibot
atau terlalu asyik dengan kerumitan hidupku

Kita emang sudah tua
mulai bisa membedakan mana yang omong kosong
dan mana yang patut diobrolin
hanya kau dan aku yang tahu….
dan kita tak perlu lagi bicara seperti dulu…
…dua baris kata di email atau di messenger cukup menguatkan ingatan kita.

aku masih ingat kamu teman :)

Funbike Nyungsep 2008

November 18th, 2008

Minggu lalu jadi pengalaman seru bagiku. Pertama kalinya ikut funbike dan pertama kalinya membuat orang nyungsep ke parit. Funbike yang digelar dalam rangka memperingati HUT TNI dan KOREM 083 Baladika Jaya tahun 2008 ini dilaksanakan di lapangan Rampal, Malang pukul 06.00 sampai selesai.

Dengan rute Rampal - Perum Sawojajar - Gribig - Wonokoyo - Puncak Buring - Sawojajar - Rampal, funbike ini benar-benar melelahkan karena jalannya menanjak dan membuat banyak peserta termasuk aku lebih banyak jalan kaki daripada mengayuh saat di tanjakan.

Funbike diikuti peserta dari berbagai kota, segala usia, pria-wanita, dan segala jenis sepeda mulai onthel sampai sepeda karbon yang harganya sekelas tiger :d. Pokoknya, semua pengendara dari yang rookie seperti saya sampai yang profesional berkumpul dan berbagai pengalaman sehatnya bersepeda di acara yang mematok harga tiket sebesar Rp30 ribu ini. Read the rest of this entry »

13 Bulan Lagi

November 12th, 2008

Menunggu adalah hal yang membosankan, tapi kadang juga menyenangkan karena ada harapan dan tujuan di sana. Celutukan iseng seorang teman di meja makan beberapa waktu yang lalu memang ada benarnya.

“Waktu kalau ditunggu selalu lama, tapi jika dijalani ga akan ada rasanya”…ya, memang ada benarnya. Terasa banget saat bangun tidur, mandi, bersepeda (jika sempat), ngantor, pulang, tidur…rutinitas yang setiap hari dilakoni, tapi ya itu tadi jadi terasa sangat cepat dan tahu-tahu sudah berganti hari, bulan dan tahun.

Tapi dengan berharap akan suatu penantian, waktu jadi terasa lama. Terlebih penantianku memang cukup lama, 15 Desember 2009. Masih 13 bulan lagi, jadi waktu yang kupunya terasa semakin lamban.

*mencoret-coret kalender*

Dulu..

November 11th, 2008

Tadi siang dapat telp dari teman masa kecil, senang dan sekaligus aneh.

Senang karena hampir 3 tahun kita tidak berjumpa, dan obrolan 20 menit cukup menghangatkan masa lalu kita yang suram. Ya, banyak suka dan duka kita lalui berdua, sampai pada klimaksnya aku dimarahin ayahmu gara-gara kamu jadi ibu dadakan di saat dan waktu yang tak terduga.

Aneh, karena hanya dia satu-satunya teman kecilku yang masih memanggilku ‘mbok’ dari kata Lembok (O dibaca seperti pada kata Ocean), sementara yang lainnya tetap memanggilku Ta, dari nama Rita. Dia tetap memanggilku ‘mbok’, sampai detik kita ngobrol dan saling menanyakan kabar, tak ada yang berubah dengan logat dan intonasi dia mengucapkan kata ‘mbok’, semua tetap sama, hanya suaranya yang terdengar lebih dewasa. Read the rest of this entry »

Hampir setahun

July 27th, 2008

Kurang 12 hari lagi, genap satu tahun bapak menderita stroke. Penyakit yg benar-benar menguji kesabaran pasien dan orang² di sekitarnya. Tidak sedikit pengobatan yg sudah dicoba mulai yg rasional sampai yang ‘ajaib’, semuanya mengalir tanpa hasil maksimal.

Terakhir kali, pengobatan nyeleneh yang didapat bapak dari rujukan salah seorang pasien di sebuah pijat alternatif di dekat rumahku, sebuah pengobatan alternatif dalam bentuk pijat syaraf kaki yang dijalani bapak sekitar 1 bulan ini. Dari info pasien tersebut, bapak dianjurkan merendam kaki/tangannya dalam baskom berisi es batu seberat 1 kg, 2 sendok makan merica bubuk, 1 liter minyak tanah, dan 2 butir air perasan jeruk nipis dicampur jadi satu. Ritual merendam ramuan aneh ini dilakukan 2 x sehari. Read the rest of this entry »

Ngobrol

May 30th, 2008

Usianya sekitar 35thn lebih, perawakanya sedang, tidak ganteng juga tidak jelek, tapi sapanya lumayan ramah. Sebatang rokok terselip di bibirnya, menemani obrolan kami. Bukan hal serius, hanya perbincangan membuang bosan yg hampir kami lakukan stiap malam. Sampai yg kujemput tiba & meninggalkan dia tetap di tempatnya sampai pagi menjelang. Dia tetap di sana, duduk di bangku kayu panjang, setia menunggu gedung penyimpan duit di sudut lapangan dekat lampu merah.

Besok, dia akan tetap di sana, melakukan kewajibannya & duduk menemani sepiku selama bbrp menit.

*rampal - N3230/GPRS on*